Wanita Usia 60-an Melahirkan Bayi Kembar, Kini Kehilangan Hak Asuh

kik - wolipop Kamis, 04 Mar 2021 08:45 WIB
ilustrasi nenek dan cucu Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Wanita 69 tahun ini dinyatakan kehilangan hak asuh anak kembarnya yang berusia 4 tahun. Wanita bernama Mauricia Ibanez itu melahirkan bayi kembar pada 2017, saat usianya 64 tahun.

Mauricia memiliki anak di usia yang sudah senja. ternyata dia memang sengaja ingin memiliki anak sehingga kala itu wanita asal Spanyol terbang ke Amerika untuk mendapatkan IVF atau program bayi tabung.

Beberapa hari setelah melahirkan, si kembar yang kini berusia 4 tahun itu mendapatkan perawatan di panti asuhan. Atas permintaan paksa dari layanan sosial di Spanyol, Marucia terpaksa merelakan dua bayinya untuk tinggal di panti asuhan.

Tidak diketahui pasti kondisi seperti apa yang menghalangi Mauricia untuk bisa merawat anak kembarnya itu. Layanan sosial menyebut bahwa baik si kembar dalam keadaan rentan dan berisiko jika di harus dirawat oleh Mauricia.

Pada April 2020, si kembar dikeluarkan dari panti asuhan. Menurut pengadilan, anak-anak itu tidak diurus dengan kondisi yang optimal.

Meski begitu, baru Mauricia tetap tidak mendapatkan hak asuh atas anak anaknya. Pengadilan memastikan bahwa Mauricia kehilangan hak asuh anaknya bukan karena usia atau kesehatan mental. Semua telah ditinjau oleh pendapat ahli di pengadilan.

"Sejak dia pulang (setelah melahirkan), tim disiplin dari pemerintahan Spanyol mengikuti perkembangan Maurica, dan mereka semua menyatakan bahwa si kembar perlu dirawat di lingkungan yang berbeda," ujar juru bicara layanan sosial di Burgos.

Di 2014, Mauricia juga melahirkan seorang anak. Saat itu ia pun melakukan program bayi. Kondisinya sama seperti saat ini, Mauricia juga tidak bisa mengurus anaknya. Anaknya telah dibawa oleh orang tua asuh yang kini tinggal di Kanada.

"Mereka (pihak layanan sosial) mengambil semuanya dariku. Di hari-hari tersebut, mereka mengambil anakku," ucap Mauricia tahu lalu kepada BURGOSconecta.

(kik/kik)