Kontroversi Pangeran William Kumpul Keluarga saat Varian Baru Corona Muncul

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 22 Des 2020 10:47 WIB
WINDSOR, ENGLAND - DECEMBER 08: Catherine, Duchess of Cambridge, Prince William, Duke of Cambridge, Queen Elizabeth II, Prince Charles, Prince of Wales and Camilla, Duchess of Cornwall thank volunteers and key workers at Windsor Castle on December 08, 2020 in Windsor, England. The Queen and members of the royal family gave thanks to local volunteers and key workers for their work in helping others during the coronavirus pandemic and over Christmas at Windsor Castle in what was also the final stop for the Duke and Duchess of Cambridge on their tour of England, Wales and Scotland. (Photo by Richard Pohle - WPA Pool/Getty Images) Pangeran Edward, Sophie Rhys-Jones, Pangeran William dan Kate Middleton saat menyambangi kegiatan sosial beberapa waktu lalu. (Foto: Getty Images/WPA Pool)
London -

Kontroversi kembali membayangi keluarga Kerajaan Inggris. Kali ini, datang dari keluarga Pangeran William dan pamannya, Pangeran Edward.

Keduanya dituduh melanggar aturan lockdown setelah keluarga mereka terlihat berkumpul bersama di Sandringham, Inggris.

Daily Mail mengabarkan, Pangeran William dan Kate Middleton bersama tiga anak mereka, Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, disebut bertemu dengan Pangeran Edward dan istrinya, Sophie, beserta dua anak mereka, Lady Louise Windsor dan James Viscount Severn.

Pada Minggu (20/12/2020), mereka bersembilan mengunjungi Luminate, sebuah taman bertema Natal di kawasan Norfolk milik Ratu yang memang terbuka untuk publik. Beberapa foto amatir memperlihatkan mereka berjalan sambil ngobrol bersama.

Seorang sumber yang dekat dengan keluarga Kerajaan mengatakan, sebenarnya pertemuan tersebut tak direncanakan. Kedua keluarga tiba secara terpisah.

Selama masa lockdown, Inggris memberlakukan sejumlah peraturan, termasuk batas maksimum orang dalam sebuah pertemuan.

"Anda dapat berkumpul dengan keluarga dan teman yang bukan serumah (atau tidak di dalam satu lingkungan) di luar, dalam kelompok yang tidak lebih dari enam orang. Jumlah tersebut termasuk anak-anak," demikian bunyi salah satu aturannya.

BATH, UNITED KINGDOM - DECEMBER 08: Prince William, Duke of Cambridge and Catherine, Duchess of Cambridge on a visit to Cleve Court Care Home on December 8, 2020 in Bath, England. The royal couple paid tribute to the efforts of care home staff throughout the COVID-19 pandemic, during the final day of engagements on their tour of the UK. During their trip, their Royal Highnesses have paid tribute to individuals, organisations and initiatives across the country that have gone above and beyond to support their local communities this year. (Photo by Paul Grover - WPA Pool/Getty Images) (Foto: Paul Grover - WPA Pool/Getty Images) Foto: Getty Images

Jika peraturan dilanggar, Polisi berhak menindak. Mereka yang melanggar bisa kena denda hingga 6.400 pound sterling atau sekitar Rp 120 juta.

Pertemuan keluarga Pangeran William dan Pangeran Edward tersebut juga terjadi saat Inggris tengah menghadapi krisis baru di tengah pandemi COVID-19.

Otoritas kesehatan di Inggris belum lama ini melaporkan mutasi genetik baru yang membuat virus Corona jadi lebih mudah menular. Dalam situs resmi pemerintah Inggris, Kepala tenaga medis Chris Whitty menjelaskan mutasi ditemukan lewat pengawasan genomik Public Health England.

"Kami telah memperingatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan masih terus menganalisa data yang ada untuk memperjelas pemahaman kami terkait virus ini," kata Chris seperti dikutip dari gov.uk, Senin (21/12/2020).

Sembari berkoordinasi dengan otoritas kesehatan di Inggris dan menganalisis penemuan tersebut, WHO meminta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Untuk sementara, kami terus menyarankan agar orang-orang melakukan semua tindakan pencegahan penularan COVID-19 dan patuh terhadap pedoman otoritas setempat," lanjut WHO.

(dtg/dtg)