Bintang Reality Show Panik, Video Intim dengan Mantannya Tersebar di WhatsApp

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 09 Des 2020 19:30 WIB
Georgia Harrison Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Bintang reality show Love Island, Georgia Harrison saat ini tengah sedih sekaligus panik karena video intimnya dengan mantan kekasihnya Stephen Bear tersebar di WhatsApp.

Georgia mengklaim bahwa video seksnya bersama sang mantan dibuatnya tanpa seizinnya. Wanita 25 tahun itu mengatakan bahwa Stephen memasang CCTV rahasia dan memperlihatkan adegan intim mereka ke teman-teman si pria. Kini Georgia menuduh Stephen melakukan tindakan lebih jauh yakni menyebarkan ke platform WhatsApp.

"Kepada siapapun yang mendapat video menyeramkan yang Bear filmkan tanpa persetujuan dan dijual online, pikirkan tentang saudarimu, ibu, anak perempuan, kekasih dan pikirkan dua kali untuk menyebarkannya karena kamu tidak jauh lebih buruk dari dia. Aku telah mendapatkannya dan menghapusnya dari website. Dengan segala hormat berhenti untuk mengirimkan lewat grup WhatsApp, Bear kamu benar-benar setan," ungkap Georgia di Instagramnya baru-baru ini.

Georgia HarrisonGeorgia Harrison Foto: dok. Instagram

Georgia menjelaskan bahwa di rumah mantan kekasihnya itu memiliki CCTV. Bintang reality show asal Inggris itu menambahkan bahwa Bear sengaja memposisikan dirinya saat berhubungan intim tersorot jelas oleh kamera CCTV.

Georgia mengaku tidak menyangka bahwa kini adegan intimnya dengan sang mantan bisa tersebar. Masih dalam keterangan di Instagramnya, Georgia kini memiliki perasaan campur aduk.

"Aku merasa sakit hati, aku merasa dicabuli, aku merasa malu tapi aku juga merasa bahwa teman-temanku dan followersku akan mendukungku melalui masa ini dan aku tidak bisa diam begitu saja lebih lama," tulisnya.

Sang mantan kekasih yang merupakan bintang reality show Celebrity Big Brother itu membantah apa yang telah dituduhkan oleh Georgia. Menurut Bear, apa yang dituduhkan Georgia adalah perbuatan konyolnya.

"Aku telah bicara dengan orang itu dengan mengatakan berhenti untuk mengarang rumor konyol. Semua orang harus tenang. Orang bisa saja menyebut nama untuk mempengaruhi, itu tindakan bodoh," klarifikasi Stephen Bear.



Simak Video "TOP 5: Naif Bubar, Sapri Pantun Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)