Remaja Pura-pura Menikah Demi Bisa Adakan Pesta Besar Kelulusan saat Pandemi

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 18 Nov 2020 07:45 WIB
Nice-looking attractive gorgeous glamorous elegant stylish cheerful cheery, positive girls and guys having fun bachelor graduate occasion in fashionable luxury place night-club indoors Ilustrasi Pesta / Foto: Getty Images/iStockphoto/Deagreez
Jakarta -

Pandemi Corona telah membuat segalanya berubah. Jika sebelumnya setiap orang bisa dengan bebas mengadakan pesta maka saat ini hal itu sudah tidak dapat lagi dilakukan. Namun nyatanya masih saja ada orang-orang yang tidak mematuhi aturan tersebut, seperti sepasang remaja yang satu ini.

Seperti dikutip dari Daily Star, sepasang remaja asal Sydney, Australia, nekat berpura-pura melangsungkan pernikahan demi bisa mengadakan pesta besar kelulusan bersama teman-temannya. Di negara tersebut sendiri diberlakukan aturan pembatasan selama pandemi Corona, dimana jumlah tamu undangan pesta maksimal hanya 30 orang, sedangkan untuk pernikahan 150 orang.

Oleh karena itu, agar remaja tersebut bisa melangsungkan pesta besar kelulusannya setelah 12 tahun bersekolah, maka dia memilih berbohong dan memalsukan pernikahannya. Namun sayang rencananya itu tidak berjalan mulus setelah orangtuanya berhasil mengetahuinya.

Awalnya orangtua dari dua remaja yang bersekolah di Sydney Grammar School itu mendapat informasi dari tetangganya. Tetangganya itu memberikan selamat atas pernikahan putra mereka. Mendapat kabar mengejutkan, orangtua dari sang anak lantas langsung pergi menuju ke tempat pesta untuk menggagalkan acara tersebut.

Rupanya foto-foto dari kedua remaja pria yang tengah berpegangan tangan seperti sedang melangsungkan pernikahan itu diunggah ke media sosial dan menjadi viral. Itulah mengapa tetangganya kemudian bisa mengetahuinya.

Setelah ketahuan, kedua remaja tersebut akhirnya meminta maaf dan mengakui kesalahannya. Mereka mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah tipuan.

(vio/vio)