Haru, Kakek Ini Rela Pertaruhkan Nyawa Demi Belikan Laptop untuk Cucunya

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 17 Nov 2020 13:55 WIB
Ilustrasi belajar online Ilustrasi Belajar Online / Foto: Shutterstock
Jakarta -

Kasih sayang dari keluarga memang tidak ada batasnya. Tidak hanya dari orangtua saja, melainkan juga dari kakek dan nenek. Kisah yang satu ini membuktikan seberapa besar kasih sayang kakek kepada cucunya. Saking besarnya, sang kakek bahkan sampai rela mempertaruhkan nnyawa dengan menghentikan pengobatan demi mengumpulkan uang bagi sang cucu.

Seperti dikutip dari Sin Chew Daily, seorang kakek yang berasal dari Johor, Malaysia, memutuskan untuk menghentikan pengobatan yang biasanya dia jalankan demi menghemat pengeluarannya. Bukan tanpa alasan, penghematan itu sengaja dilakukan oleh sang kakek untuk mengumpulkan uang agar bisa membeli laptop bagi sang cucu. Akibat dari perbuatannya itu, sang kakek pingsan dan terserang struk karena sudah berhari-hari tidak meminum obatnya.

Semenjak pandemi Corona, kebanyakan sekolah memang memberlakukan kegiatan belajar mengajar secara online, termasuk sekolah tempat cucu sang kakek menuntut ilmu. Oleh karena itu dia berniat membelikan sang cucu laptop untuk membantunya mengikuti kelas online.

Liu, guru Sekolah Dasar (SD) yang mengajar cucu sang kakek itu sempat menawarkan untuk meminta bantuan dari organisasi amal, tetapi kakek tersebut menolak. Sang kakek mengatakan bahwa masih ada banyak keluarga lain yang lebih membutuhkan bantuan tersebut.

Liu menjelaskan bahwa pihak sekolah memang sempat menghubungi sang kakek untuk menginfokan bahwa cucunya sudah beberapa kali tidak mengikuti kelas online. Hal itu dikarenakan sang cucu tidak memiliki perangkat yang memadai untuk mengikuti kelas tersebut. Ayah dan ibu dari anak laki-laki itu juga bekerja di Singapura dan baru saja kehilangan pekerjaan karena pandemi Corona. Jadi tidak mungkin orangtuanya itu bisa pulang dan membelikan laptop untuk sang anak.

Saat ini karena kakeknya sedang dirawat di rumah sakit dan neneknya membantu mengurus, sang cucu terpaksa dititipkan kepada orang lain. Semoga sang kakek bisa lekas sembuh dan pandemi segera berakhir.

(vio/vio)