Harry Styles Dikritik Kurang Maskulin, Selebriti Beri Dukungan
Penampilan Harry Styles dalam balutan gaun di majalah Vogue terbaru menimbulkan perdebatan. Deretan selebriti pun membela personel One Direction tersebut.
Salah satu kritikan datang dari Candace Owens, penulis asal AS sekaligus aktivis perempuan yang juga pendukung setia Presiden Donald Trump. Menurutnya, penampilan Harry Styles ini merupakan contoh buruk dari pria yang kehilangan sisi maskulinnya.
"Masyarakat tidak akan bisa bertahan tanpa pria yang kuat. Masyarakat Timur tahu akan hal ini. Di Barat, feminisme para laki-laki diajarkan di saat yang bersamaan dengan Marxisme kepada anak-anak kita bukan suatu kebetulan. Ini adalah sebuah serangan. Kembalikan para pria sejati!" serunya di Twitter baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ben Shapiro, seorang presenter konservatif, mengutarakan hal senada. Ia menyebut orang-orang yang suka berpakaian seperti wanita, idiot.
Dukungan pun berdatangan untuk Harry Styles, terutama dari rekan-rekannya sesama entertainer. Olivia Wilde, aktris yang juga sutradara film terbaru Harry, 'Don't Worry Darling' membalas cuitan Candace. "Kamu menyedihkan," tulis bintang Tron tersebut.
Elijah Wood pun membela Harry Styles. "Sepertinya Anda sendiri kurang paham definisi seorang pria. Tampil maskulin saja tak cukup untuk membuat pria sejati," katanya.
Harry Styles juga mendapat dukuangan dari aktris Jameela Jamil. Ia mengunggah foto penampilan seorang pria zaman dulu. "Ini dianggap sangat jantan pada masanya. Wig, makeup, celana ketat dan bahan ruffle... mungkin penampilan 'pria jantan' seperti ini kembali jadi tren," tulisnya di Twitter.
Harry Styles muncul di cover Vogue Amerika Serikat edisi Desember 2020. Berbalut gaun biru panjang dan blazer Gucci, personel One Direction ini lantas menyandang status sebagai pria pertama yang tampil solo dalam sejarah 128 tahun majalah fashion tersebut. Belum pernah pula ada pria yang menggunakan rok saat berpose di sampul Vogue.
Foto lain memperlihatkan Harry Styles dalam balutan setelan oversized hitam karya Harris Reed yang dipadu dengan rok tulle.
Mantan kekasih Taylor Swift ini lantas berbicara blak-blakan tentang alasannya suka memakai baju yang umumnya dibuat bagi wanita.
Harry Styles di sampul Vogue Desember 2020. (Foto: Dok. Vogue) |
"Pakaian adalah sesuatu yang menyenangkan untuk bereksperimen. Saat kamu tak menghiraukan 'pakaian ini untuk pria atau pakaian ini untuk wanita', kamu seperti menghilangkan batasan dan membuka arena baru untuk bermain," kata pria 26 tahun ini seperti dikutip Today Show.
Bagi Harry Styles, pakaian apapun itu memiliki kekuatan tersendiri yang dapat memancarkan aura positif sang pemakai.
"Sekarang aku memakai sesuatu yang flamboyan dan itu tak membuatku merasa aneh. Menurutku, jika kamu merasa keren dengan pakaian tersebut, rasanya seperti memakai baju superhero," tambah pria bertato ini.
(dtg/dtg)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Wanna One Siap Reuni, Kang Daniel Ungkap Tak Bisa Ikut Penuh Karena Ini
6 Fakta Ibu Negara Venezuela Cilia Flores yang Ditangkap Presiden Trump
Di Balik Status Miliarder Beyonce, Upah Buruh Brand Fashionnya Cuma Rp 8 Ribu
Tatiana Kennedy Meninggal di Usia Muda, Drama Keluarga Kennedy Terkuak
Sinopsis The Darkest Hour, Tayang di Bioskop Trans TV Hari Ini
6 Fakta Ibu Negara Venezuela Cilia Flores yang Ditangkap Presiden Trump
Ramalan Zodiak 4 Januari: Cancer Lebih Selektif, Leo Waspada Pihak Ketiga
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
Wanna One Siap Reuni, Kang Daniel Ungkap Tak Bisa Ikut Penuh Karena Ini












































