Ratu Elizabeth II Dikabarkan Akan Turun Tahta Pada 2021

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 03 Nov 2020 15:12 WIB
Britains Prince William looks on as Queen Elizabeth II unveils a plaque to officially open the new Energetics Analysis Centre at the Defence Science and Technology Laboratory (DSTL) at Porton Down, England, Thursday Oct. 15, 2020, to view the Energetics Enclosure and display of weaponry and tactics used in counter intelligence. (Ben Stansall/Pool via AP) Foto: AP/Ben Stansall
Jakarta -

Tahun depan Ratu Elizabeth II akan memasuki usia 95 tahun. Tampaknya sudah saatnya ia pensiun, begitu menurut biografer kerajaan.

Penulis biografi kerajaan Robert Johnson meyakini bahwa sang Ratu akan turun tahta di 2021. Ratu Elizabeth II menjalani tugas kerajaan terlama sejak 1952.

"Aku sangat yakin saat Ratu berusia 95, dia akan turun tahta," tegas Robert Johnson kepada True Royalty TV.

Setelah turunnya Ratu Elizabeth II, otomatis Pangeran Charles yang akan menjadi Raja Inggris. Namun, reporter True Royalty TV, Jack Royston menyebut bahwa tampaknya Ratu Elizabeth tidak ingin menyerahkan tahtanya pada putra tertuanya itu.

"Aku pikir dia tidak akan mau. Tapi realistisnya dia akan sampai pada titik bahwa dia harus menyerahkannya ke Charles dan kemudian bagaimana dia mentap putranya dan mengatakan bahwa dia tidak akan menjadi raja?" argumen Jack.

Tampaknya selama ini Ratu Elizabeth belum mempercayakan kekuasaan kerajaan diambil alih. Robert mengatakan bahwa hal tersebut masih terus dipertimbangkan oleh Ratu Elizabeth II.

"Saya memahami bahwa Ratu telah memikirkan masalah ini dan percaya bahwa jika dia masih hidup pada usia 95, dia akan secara serius mempertimbangkan untuk menyerahkan pemerintahan kepada Charles," ucap Robert, seperti dikutip Daily Mail.



Simak Video "Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip Rayakan Ultah Pernikahan ke-73"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)