Penjelasan Pangeran Abdul Mateen Soal Kakaknya yang Meninggal di Usia 38

Hestianingsih - wolipop Rabu, 28 Okt 2020 10:16 WIB
Pangeran Abdul Azim dan Pangeran Abdul Mateen Pangeran Abdul Azim dan Pangeran Abdul Mateen. Foto: Dok. Instagram @tmski
Jakarta -

Pangeran Abdul Mateen masih berduka. Ia baru saja kehilangan kakaknya, Pangeran Abdul Azim, yang meninggal dunia pada Sabtu (24/10/2020) di usia 38 tahun.

Empat hari setelah kepergian putra kedua Raja Brunei Hassanal Bolkiah itu, Pangeran Abdul Mateen mengunggah ungkapan hatinya yang membuat haru. Dia memuji sang kakak yang selalu membawa keceriaan di sekitarnya.

"Hari-hari tidak pernah membosankan ketika Abang Azim saya hadir. Dia senang menjahili kami, bercanda dan tidak pernah memandang hidup terlalu serius. Tawanya sangat menular sehingga meskipun ada sesuatu yang lucu atau tidak, setiap orang pasti akan ikut tertawa. Dia benar-benar menikmati hidup semaksimal mungkin," tulisnya dalam postingan Instagram yang diunggah Selasa (27/10/2020).

Pangeran Abdul Azim dan Pangeran Abdul MateenPangeran Abdul Azim dan Pangeran Abdul Mateen. Foto: Dok. Instagram @tmski

Pangeran Abdul Mateen juga mengungkapkan kedekatannya dengan mendiang Pangeran Abdul Azim. Masa kecil pria 29 tahun ini sebagian besar dihabiskan dengan kakaknya. Saat bersama-sama, dia mengajarkan Abdul Mateen banyak hal yang telah membentuknya seperti dirinya yang sekarang.

"Dan untuk itu saya sangat-sangat berterima kasih," tulisnya lagi.

Dalam postingannya Pangeran Abdul Mateen juga mengungkapkan penyakit yang diidap kakaknya. Pangeran Abdul Azim didiagnosa mengalami vaskulitis sistemik, suatu kondisi autoimun, dan gangguan kejiwaan bipolar.

"Awal tahun ini, kakak saya didiagnosa vaskulitis sistemik parah, penyakit autoimun. Penyakit autoimun adalah sebuah kondisi sistem autoimun di mana antibodi menyerang jaringan tubuhnya sendiri. Di saat yang sama, dia juga bergulat dengan gangguan bipolar yang membuat perjuangannya lebih sulit."

"Sampai akhirnya, kakak saya mengalami kegagalan beberapa organ yang disebabkan infeksi terus-menerus, karena kondisi autoimun, yang akhirnya membuat dia meninggal pada 24 Oktober 2020 pagi. Kami berbagi informasi tentang penyakit ini karena saya tahu inilah yang diinginkan kakak saya. Dia sangat ingin meningkatkan kesadaran pada berbagai hal."

Pangeran Abdul Azim dan Pangeran Abdul MateenPangeran Abdul Azim dan Pangeran Abdul Mateen. Foto: Dok. Instagram @tmski

"Saya dan keluarga semuanya sangat sedih dan menyayanginya tanpa batas, tapi kami tahu Allah lebih mencintainya; 'kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya kita akan kembali.'"

Ungkapan duka Pangeran Abdul Mateen diakhiri dengan rasa terima kasih kepada setiap orang yang turut berduka cita dan mendoakan arwah Pangeran Abdul Azim.

"Kami baik-baik saja. Kami hanya merindukannya. Sampai bertemu lagi bang Al Fatihah. Dengan penuh cinta, Adi Mateen," tutupnya.



Simak Video "Virtual Meeting Jadi Angin Segar Bagi EO di Masa Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)