Kisah Model Hampir Mati Dipukuli Pacar, Awalnya Merasa Dia Sosok Sempurna

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 11 Okt 2020 19:30 WIB
Anthonia Rochus Foto: Twitter/Instagram Anthonia Rochus
Jakarta -

Seorang model bernama Anthonia Rochus mengisahkan sosok pacarnya sempurna. Merasa menemukan seseorang yang bisa membuatnya bahagia ternyata hubungan tersebut harus berakhir dengan wajahnya babak belur. Anthonia pun membagikan ceritanya agar sesama wanita jadi waspada.

Cerita Anthonia pertama kali jadi viral di Twitter. Model 21 tahun tersebut mengunggah dua foto dan sekelumit cerita mengenai kisah cintanya yang disimpulkan lewat tren cuitan 'Where it all started vs where it ended'. Melalui postingan tersebut, ia mengungkap bahwa pacarnya lah yang sudah membuat wajah cantiknya ternoda.

"Ini adalah sebelum dan sesudahku. Tidak ada akhir yang bahagia, tidak ada kebahagiaan yang sebenarnya, hanya sakit dan kesedihan. Ini adalah bagaimana hubungan bisa berakhir. Akhirnya aku menemukan kekuatan untuk menceritakan kisahku. Tapi ini bukan akhir. Aku akan jadi lebih kuat dari sebelumnya," tulisnya awal bulan ini.

Dilansir Mirror, Anthonia bertemu dengan pelaku kekerasan yang kini jadi mantan pacarnya itu saat liburan dua tahun lalu. Wanita asal Belgia tersebut mengaku merasa seperti menemukan cinta pada pandangan pertama dan memutuskan untuk tinggal bersama tak lama setelah mulai pacaran.

Saat itu, Anthonia merasa jika mantannya adalah sosok pacar yang sempurna. Apalagi di awal hubungan pria tersebut sering memberikannya hadiah dan pujian. Tapi lama kelamaan pria itu menunjukkan sifat aslinya yang ternyata pemarah dan pencemburu.

"Tiba-tiba aku tidak boleh memakai makeup lagi dan aku tidak boleh memakai baju yang aku inginkan," katanya.

Dikatakan jika awalnya sang mantan sering meluapkan kemarahan pada perabotan di sekitar mereka. Tapi setelahnya, dia mulai beralih memukul Anthonia. "Dia pernah melihatku merokok dengan teman di sebuah pesta dan mengamuk. Di rumah, dia menjambak rambutku, dan membenturkan wajahku ke radiator. Aku pulang ke ibuku hari itu dengan wajah penuh darah," ungkap sang model.

Semenjak itu mantannya semakin sering melakukan kekerasan yang akhirnya membawa Anthonia berakhir di rumah sakit. "Dokter yang memeriksa lukaku sangat jelas mengatakan 'kamu dipukul dengan keras di dahimu. Jika pukulan sedikit lebih keras, kamu bisa saja sudah meninggal sekarang," kata Anthonia.

(ami/ami)