Miris, Model Cantik Dipukuli Pacarnya karena Dituduh Menggoda Pria Lain

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 13 Jun 2019 16:06 WIB
Foto: Instagram Foto: Instagram

Jakarta - Seorang model asal Turki mengungkapkan dirinya mengalami kekerasan yang dilakukan oleh pacarnya. Hal tersebut membuat wajah dan tubuhnya penuh memar.

Seperti dikutip dari Daily Star, Tanja Djukic mengatakan ia mulai berdebat dengan pacarnya ketika dia dituduh menggoda pria lain. Sang pacar, Cagri Tortop kemudian memukulinya selama berjam-jam.



Wajah Tanja dibiarkan berlumuran darah setelah serangan mengejutkan dari pria yang dipacarinya selama dua tahun itu. Ia pun berbagi foto-foto cederanya dalam upaya untuk mempermalukan Cagri, yang belum ditangkap polisi karena insiden itu.

Dalam foto-foto tersebut, model berusia 24 tahun ini mengalami memar di wajah dan lengannya. "Saat saya kencing juga merasa sakit, dan pada satu titik darah mengalir dari hidung, mulut, dan telinga saya," terang Tanja.

Tanja Djukic mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh pacarnyaTanja Djukic mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh pacarnya Foto: Instagram


Setelah pingsan karena dipukul di kepala, Tanja mengklaim kekasihnya menuangkan air dingin untuk membangunkannya hanya untuk melanjutkan serangannya. "Saya memohon padanya untuk berhenti, tetapi dia tidak memperhatikan, dia memukul saya dimana saja dia bisa," ujarnya.

"Setelah saya terluka dan memar, dia menarikku ke sebuah ruangan dan mengunci pintu. Saya menderita sakit, saya lapar dan haus," kata Tanja.

Penampilan Tanja yang penuh memar setelah dipukuli pacarnyaPenampilan Tanja yang penuh memar setelah dipukuli pacarnya Foto: Instagram


Tanja kemudian meyakinkan pria yang kini jadi mantannya bahwa ia tidak akan melaporkannya ke polisi karena mencintainya. Ia pun berhasil lari dan didiagnosis menderita patah tolang tengkorak, memar, luka di mulut dan rambutnya rontok.

"Orangtua saya datang untuk saya, kami mengajukan laporan dan saya di Serbia. Mantan pacar saya memberikan pernyataan palsu dan mengklaim saya melukai diri sendiri. Dia mengancam saya bahwa dia akan menghancurkan hidup saya, dan saya takut karena dia bukan orang yang naif. Aku bersamanya selama dua tahun dan tidak menyadari dia monster," tutur Tanja.
(agm/eny)