Emily Ratajkowski Ungkap Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual Fotografer

Hestianingsih - wolipop Kamis, 17 Sep 2020 09:04 WIB
NEW YORK, NEW YORK - SEPTEMBER 06: Model Emily Ratajkowski attends the 2019 Harpers Bazaar ICONS on September 06, 2019 in New York City. (Photo by Dia Dipasupil/Getty Images) Emily Ratajkowski. Foto: Getty Images
Jakarta -

Emily Ratajkowski membuat pengakuan mengejutkan. Model 29 tahun ini mengungkap pernah jadi korban pelecehan seksual.

Dalam tulisan essay yang dimuat majalah New York, model yang populer berkat video klip 'Blurred Lines' ini, blak-blakan bahwa dia mendapat perlakukan tak senonoh dari seorang fotografer pada awal kariernya. Peristiwa terjadi di 2012 ketika Emily baru meniti karier sebagai model.

Kala itu agensinya mengontaknya untuk jadi model tanpa dibayar demi menambah pengalaman dan portofolio. Dia menyebut Jonathan Leder sebagai fotografer yang menggarap pemotretan untuk majalah Darius.

Seperti dikutip dari Hypebae, Emily Ratajkowski menjelaskan, pemotretan dilakukan di kediaman Jonathan, kawasan Catskills, New York. Model yang juga aktivis ini menyebut bahwa dia berangkat sendiri ke rumah Jonathan dan pemotretan tersebut mengharuskannya menginap semalam.

Emily RatajkowskiEmily Ratajkowski. Foto: dok. Instagram

Sampai di rumah, Emily disambut oleh dua anak kecil, hal itu pun membuatnya lega. Kemudian daatng seorang makeup artist wanita untuk merias wajahnya.

Tapi alangkah terkejutnya Emily ketika dia tahu bahwa dirinya akan berpose mengenakan lingerie. Sebab agensi tak memberitahukan informasi detail soal pemotretan tak berbayar tersebut.

Emily Ratajkowski bukannya baru kali itu dipotret dengan lingerie. Namun dia terkejut karena tidak diberi informasi apapun terkait konsep foto. Mencoba menunjukkan sikap profesional, dia pun tetap menjalani sesi pemotretan.

Selama pemotretan Emily selalu ditawari minum wine dan karena ingin menjaga citra sebagai model yang bereputasi baik dan easy going dia pun terpaksa menerimanya. Setelah pemotretan mengenakan lingerie selesai, sang fotografer memintanya berpose tanpa busana.

"Saat buka baju, sebagian dari diriku merasa semuanya kabur. Seperti melayang saat mencoba naik ke tempat tidur. Aku mulai berpose, terpaku dengan bagaimana penampilanku di balik lensanya. Lampu flash sangat terang dan aku sudah banyak minum wine sampai banyak titik-titik hitam membesar dan melayang-layang di depan mataku," kisahnya.

Pemotretan pun selesai dan saat melihat-lihat hasilnya, makeup artist meninggalkan ruangan dan saat itulah pelecehan seksual terjadi. Dengan kondisi kepala masih pusing dan penglihatan kabur, Emily ingat merasa jari-jari Jonathan menyentuh area intimnya.

NEW YORK, NEW YORK - JUNE 03: Emily Ratajkowski attends the CFDA Fashion Awards at the Brooklyn Museum of Art on June 03, 2019 in New York City. (Photo by Dimitrios Kambouris/Getty Images)Emily Ratajkowski menghadiri CFDA Fashion Awards diBrooklyn Museum of Art, New York City. Foto: Dimitrios Kambouris/Getty Images

"Aku langsung menyambar pergelangan tangannya dan menarik jari-jarinya dari tubuhku. Aku tidak berkata apa-apa. Juga tidak pernah bilang pada siapapun tentang apa yang terjadi dan mencoba tidak memikirkannya," lanjutnya.

Beberapa tahun setelah insiden tersebut, Jonathan merilis buku fotografi tentang Emily Ratajkowski, namun tanpa seizinnya. Kemudian dia meluncurkan lagi buk kedua dan ketiga, yang salah satunya bertajuk 'Two Nights With Emily'.

Terkait tuduhan Emily Ratajkowsi yang menyatakan Jonathan telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya, ia membantah, melalui penerbit bukunya Imperial Publishing. Pihak penerbit menuding Emily sengaja membuat tuduhan yang salah karena dia tidak bisa menghentikan penerbitan buku Jonathan.

"Tentu saja Tuan Leder membantah tuduhan itu," pungkas Imperial Publishing, seperti dilansir The Guardian.



Simak Video "Gemas! Melihat Anjing-anjing Melenggang Cantik Bak Model"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya