Umumkan Jenis Kelamin Bayi di Gedung Tertinggi Dunia, YouTuber Dikritik

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 14 Sep 2020 08:06 WIB
Anas and Asala Marwah Keluarga Anasala mengadakan pesta pengumuman jenis kelamin anak kedua mereka di gedug tertinggi di dunia. (Foto: dok. Youtube)
Dubai -

Sepasang YouTuber menjadi target kritikan netizen setelah menggelar pesta pengumuman jenis kelamin (gender-reveal) calon bayi mereka di Burj Khalifa, Dubai. Respons negatif tersebut dipicu oleh musibah kebakaran hutan di California.

Anas dan Asala Marwah, demikian nama pasangan tersebut, membagi momen pengumuman itu di YouTube mereka, Anasala Family.

Tampak pasangan yang memiliki 7,7 juta subscriber ini terkejut sekaligus terharu saat melihat jenis kelamin anak kedua mereka muncul di gedung tertinggi dunia tersebut (828 meter).

"It's a boy," demikian bunyi tulisan yang hampir memenuhi lampu LED yang melapisi Burj Khalifa.

Kami telah menantikan momen ini sejak dua bulan lalu," kata Asala seperti dikutip New York Post.

"Kami ingin membuat sesuatu yang spesial tapi juga tak terlupakan, supaya keluarga bisa mengenang kembali momen-momen ini," ujar Asala.


Keluarga besar pasangan tersebut juga hadir untuk ikut merayakan momen spesial ini. Namun, tak semua ikut merasakan kebahagiaan mereka.

Netizen mengaitkannya dengan pesta pengumuman jenis kelamin yang menjadi penyebab kebakaran hebat di California baru-baru ini. Diberitakan, pihak berwajib mengonfirmasi bahwa kebakaran dipicu oleh kembang api yang digunakan di pesta tersebut.

"This has got to stop. A gender-reveal party caused a wildfire in California this week. Another in Dubai cost thousands of $ to project announcement on to Burj Khalifa. Gender-reveal parties kick off gender stereotyping of kids before they are even born. #Letkidsbekids," tulis seorang netizen di Twitter.

Muncul rumor bahwa keluarga Anasala harus membayar uang hingga miliaran rupiah demi mengadakan pesta tersebut. Namun, pasangan tersebut membantahnya.

"Kami tidak membayar sepeser pun untuk membuat pesta ini menjadi kenyataan. Semuanya rumor, kata mereka kepada Daily Mail.

(dtg/dtg)