Tren Berkebun di Rumah
Cerita Ayudia Bing Slamet Hobi Berkebun di Rumah Setelah Ada Corona
Pandemi virus Corona membuat Ayudia Bing Slamet atau yang bernama asli Ayudia Chaerani Albar menemukan hobi baru. Dia kini menyukai berkebun. Setiap harinya Ayu pun sibuk mengurus tanaman-tanaman di kebun balkon rumahnya.
Artis 29 tahun itu mengatakan sebenarnya dirinya sudah suka merawat tanaman sejak 2017. Dia bahkan sampai mengikuti workshop tentang cara belajar menanam. Namun baru semenjak ada pandemi Corona ini dia mulai benar-benar fokus berkebun tepatnya menanam tanaman yang bisa dikonsumsinya.
"Pertama kali nanam banget pada saat pandemi, ada kaylan, selada, kemangi itu baru banget aku tanam. Khusus tanaman konsumsi. Kalau tanaman dekoratif beli satu dan dua," ungkap Ayu saat berbincang dengan Wolipop, Jumat (30/7/2020).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayudia Bing Slamet tertarik berkebun sayuran setelah mendapatkan kiriman tanaman yang bisa dimakan dari temannya. Dan setelah mencoba menanam sayuran di balkon rumahnya, pemilik channel YouTube TemanTapiMenikah itu merasakan jatuh-bangun berkebun. Dia sempat bingung ketika sayuran yang ditanamnya layu.
"Aku mikir jangan-jangan apa aku harusnya rawat dari awal biar tanaman itu tidak stres dan terbiasa dari lingkungan rumah. Aku mencoba nanam dan segi cahaya alhamdulillah memadai, trial and error, udah deh akhirnya berhasil ada yang beberapa sudah panen," ujar ibu satu anak bernama Sekala itu.
Wanita yang merilis buku 'Teman Tapi Menikah' bersama dengan suaminya, Muhammad Pradana Budiarto itu memilih memanfaatkan balkon rumahnya sebagai tempat berkebun karena tak memiliki lahan yang luas. Dia menyebut balkon rumahnya bak laboratorium benih.
Ayu tak menampik selama menjalani hobi berkebun ini dia merasakan berbagai kesulitan. Menurutnya ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses tanam-menanam.
"Kesulitannya detail, menanam itu banyak faktor, dari benih, pupuk, media tanam. Karena beberapa kali aku coba kok lama ya tumbuhnya? Ternyata gara-gara media tanamnya kurang bagus. Walaupun tidak tumbuh ya aku happy aja. Perawatannya juga nggak kalah repot, karena harus rutin di pupuk dan pangkas. Kalau nggak ekosistemnya jadi kurang baik di balkon itu," paparnya.
Ayudia berpose di belakang kebun kecilnya di balkon rumah. Foto: Instagram @ayudiac |
Ayudia Bing Slamet mengaku belum pernah sampai mengeluarkan banyak uang untuk memuaskan hasratnya berkebun di balkon rumah ini. Selama ini setiap berbelanja untuk kebutuhan kebun, biaya yang dihabiskannya tak pernah lebih dari Rp 100 ribu.
"Setiap belanja buat kebutuhan berkebun nggak nyampe mahal banget, sama sekali enggak. Jadi aku beli yang total Rp 100.000, pokoknya terjangkau. Mungkin ada beberapa alat yang agak mahal misalnya alat hidroponik, kebetulan aku belum main ke arah sana, jadi sejauh ini oke-oke aja. Dan bisa memanfaat kanalat-alat yang sudah ada sebenernya. Kayak botol-botol, gelas-gelas, jadi nggak ada hambatan buat aku kalau nggak menanam," tuturnya.
(gaf/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Beauty Influencer China Lunasi Utang Rp 900 Juta, Dituduh Pura-pura Lumpuh
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah
Bocoran Film Jun Ji Hyun & Ji Chang Wook, Lawan Teror Zombie di Colony
Sinopsis Cabin Fever 3: Patient Zero di Bioskop Trans TV
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh












































