Bukan Sekadar Tren, Ini Manfaat Berkebun di Rumah Menurut Psikolog

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 01 Agu 2020 18:06 WIB
Puti Andam sedang berkebun di rumahnya Renny Budiarti, salah satu pegiat bercocok tanam di rumah. (Foto: dok. pribadi Renny Budiarti)
Jakarta -

Berkebun kini jadi kegiatan yang disukai seiring semakin meluasnya pandemi Corona. Bercocok tanam selain bisa memanfaatkan lahan di rumah, juga bisa memenuhi kebutuhan pangan yang lebih sehat dan hemat.

Psikolog Ratih zulhaqqi, MPsi, mengatakan berkebun bisa menimbulkan efek kepuasan tersendiri karena mendapatkan hasil dari menanam. Berkebun pun dapat memberikan kebahagiaan mereka yang melakukannya.

"Ada perasaan puas ketika melihat tanamannya tumbuh cepat dan bisa dikonsumsi. Jadi merasa tahu vitamin yang kita berikan ke tanamannya, lebih sehat. Terutama buat ibu-ibu bangga aja bisa melakukan itu. Karena durasi sayuran lebih cepat. Dua minggu saja sudah bisa panen. Jadi kalau secara psikologis mungkin ada perasaan bahagia ketika melakukan itu," kata Ratih kepada Wolipop, Kamis (30/7/2020).

tanaman rumah RennyTanaman rumah Renny (Foto: dok. pribadi Renny Budiarti)

Psikolog yang praktik di RS Mitra Keluarga Depok dan Klinik Kancil Duren Tiga itu menambahkan bercocok tanam di rumah juga dapat menjadi pelepas stres atau kejenuhan.

"Selama #dirumahaja mau nggak mau orangtua harus mencari aktivitas yang tidak membosankan di rumah, salah satunya bercocok tanam. Jadi kayak menghijaukan. Aku sih senang aja di satu rumah banyak tanaman hijau-hijau segar. Dan itu ternyata bisa stress release atau pelepas stres lho!" ucapnya.

Bagi mereka yang memiliki anak, berkebun pun dapat menjadi alternatif kegiatan bersama mereka. Aktivitas bercocok tanam ini bisa jadi pengalihan anak yang selama di rumah saja karena Corona lebih akrab dengan gadget mereka.

"Pandemi ini kan #dirumahaja, terus ujung-ujungnya anak-anak jadi main gadget. Kalau diajak bercocok tanam mereka juga punya kegiatan baru yang lebih seru. Apalagi sekarang banyak banget yang jual peralatan tanaman khusus anak-anak, yang warnanya lucu-lucu. Jadi bisa bikin project keluarga, jadi aktivitas di dalam keluarga jadi beragam," jelas Ratih.

berkebunIlustrasi berkebun (Foto: iStock)

Bagi kamu yang lagi hobi berkebun, Ratih memperingatkan untuk tidak berlebihan dalam melakukan segala sesuatu. Karena biasanya orang yang sedang fokus pada suatu hal akan melakukan segala sesuatunya menjadi lebih ekstra.

"Belinya banyak dan budgetnya jadi keluarnya kebanyakan akhirnya mempengaruhi budget yang lain. Itu juga jadi dampak negatifkan? Terus juga jadi nggak mau melakukan hal lain karena fokusnya ke itu saja dan jadi malah cepat bosan," ucapnya.

Dan berikut pesan dari Ratih jika kamu ingin hobi berkebunmu berumur panjang. "Ingat satu hal, bahwa dalam melakukan hal yang kamu senangi seperti hobi bercocok tanam itu jangan lupa kalau kamu juga punya peran lain, jangan lupa waktu. Jadi tetap sesuai porsinya agar bahagianya everlasting," tutupnya.



Simak Video "Louis Partridge, Si Tewksbury yang Curi Perhatian di 'Enola Holmes'"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)