Viral, Influencer Palsukan Pengikut Instagram Demi Dapat Makanan Gratis

Vina Oktiani - wolipop Senin, 15 Jun 2020 14:30 WIB
Iseng Komentar di Akun Ringgo Agus, Akun Daganganku Kebanjiran Followers Foto: Getty Images/iStockphoto/GaudiLab
Jakarta -

Seorang influencer dituduh memalsukan jumlah pengikut di media sosial Instagramnya hanya untuk mendapatkan makanan dan barang-barang gratis. Hal tersebut pertama kali diungkapkan oleh rekan kerjanya yang merasa dirugikan di akun Facebook lalu kini menjadi viral.

Seperti dikutip dari World of Buzz, Venie Lin yang merupakan pemasok makanan segar dan beku, Frozendozen menceritakan pengalaman kurang menyenangkannya itu melalui media sosialnya. Menurut penuturan Venie, Xue Wei, pemilik akun Instagram An Affair With Food @anaffairwithfood telah menipunya dengan memalsukan jumlah pengikutnya yang berjumlah lebih dari 22.000.

Sebelumnya Venie dan influencer An Affair With Food (AAWF) memutuskan untuk bekerjasama setelah influencer tersebut menawarkan untuk membantu mempromosikan makanan yang dijual oleh Venie. Sang influencer menawarkan 3 bulan kerja sama dan mengaku ingin mendukung usaha lokal tengah pandemi saat ini.

Awalnya Venie merasa tertarik karena melihat banyaknya jumlah pengikut dan penyuka di Instagram An Affair With Food. Sehingga ketika influencer tersebut meminta pengiriman selama tiga bulan senilai Rp 4,2 juta, Venie pun setuju. Namun sang influencer tidak mau menandatangani kontrak, jadi Venie memutuskan untuk mengirim makanan senilai Rp 1,4 juta terlebih dahulu.

Tapi setelahnya, Venie justru menemukan hal aneh yang mengejutkan dirinya. Venie melihat bahwa postingan Instagram dari sang influencer rata-rata hanya mendapatkan like dari sekitar 50 hingga 60 pengguna Instagram. Hal itu tentu sangat aneh mengingat jumlah pengikutnya yang sudah lebih dari 22 ribu.

Merasa penasaran, Venie lalu melakukan penyelidikan dengan menggunakan bantuan website Social Blande untuk mengecek akun profile dari AAWF. Ternyata hasilnya menunjukkan bahwa kecurigaan Venie ternyata benar. Berdasarkan analisis dari website tersebut, akun Instagram influencer AAWF hanya memperoleh engagement rate sebesar 0.95% dan mendapatkan lonjakan serta penurunan pengikut yang sangat tidak stabil pada beberapa bulan.

Melihat hal tersebut, Venie lalu meminta ganti rugi dari AAWF untuk makanan-makanan yang telah dikirimnya sebesar Rp 1,3 juta. Ternyata sebelumnya Venie juga pernah menawarkan influencer AAWF untuk menjadi tuan rumah dari pemberian hadiahnya, namun sang influencer malah meminta bayaran sebesar Rp 4,3 juta. Padahal sebelumnya Venie mengatakan bahwa dirinya telah bekerja sama dengan influencer lain yang memiliki 10 ribu pengikut tanpa harus memberikan bayaran tambahan.

Dubious "influencer" approaches local small businesses claiming to aid them in the name of COVID-19 when in fact reaping...

Dikirim oleh Venie Lin pada Sabtu, 06 Juni 2020

Setelah kejadian ini, Venie lalu memutuskan kerja samanya dengan influencer AAWF serta mengirimkan hasil penemuan dari Social Bladenya itu melalui email ke sang influencer. Namun sang influencer justru membalas emailnya dengan mengatakan bahwa dia akan mengambil tindakan hukum dan menolak untuk mengembalikan uang. Selain itu, influencer juga meminta pernyataan dari Venie bahwa dirinya tidak akan mempublikasikan masalah ini karena hal itu akan berdampak bagi kolaborasinya mendatang.

Namun pada akhirnya Venie memutuskan untuk mempublikasikan masalahnya tersebut melalui akun Facebooknya. Dalam Facebooknya itu, Venie membeberkan seluruh bukti dan percakapannya dengan sang influencer.



Simak Video "Wujud Masker Atlet AS yang Curi Perhatian di Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)