Kata Psikolog, Ini Sebabnya Wanita Suka Marah Saat Ditanya 'Kamu Hamil Ya?'
Mantan penyanyi cilik ini tersinggung karena menurutnya pertanyaan tersebut tidak sopan. Ia pun meluapkan kekesalannya lewat media sosial yang belakangan jadi perhatian netizen.
Sebagian orang menganggap pertanyaan seperti itu hal biasa atau sekadar untuk basa-basi. Tapi tak sedikit pula wanita merasa kurang nyaman bahkan kesal jika ditanya begitu.
Kenapa banyak wanita yang marah dan kesal ketika ada orang bertanya, 'Kamu hamil ya?'
Menurut Psikolog Meity Arianty, STP., M. Psi, mengungkapkan apa saja alasan mengapa wanita merasa marah saat ditanya pertanyaan tersebut.
"Sebenarnya tidak semua wanita akan marah jika ditanya seperti itu, karena tergantung setiap individu, beberapa wanita cukup sensitif jika berkaitan dengan beberapa hal seperti: Berat badan, usia, pekerjaan (sudah kerja atau belum atau kerja di mana), pendidikan, pernikahan (sudah menikah/belum) atau suaminya dimana kok gak pernah kelihatan, dan soal anak (sudah punya anak atau belum), dan lain-lainnya," ucap Psikolog Meity Arianty, STP., M. Psi, saat dihubungi Wolipop, Rabu (10/6/2020).
Mei menjelaskan pertanyaan tersebut sebenarnya wajar. Dengan catatan, jika ditanyakan kepada wanita yang sudah menikah.
"Sementara berkaitan dengan kasus di atas sebenarnya pertanyaan itu terdengar biasa saja, toh pertanyaan itu diajukan ke wanita yang sudah menikah artinya masih pantas kan? Beda jika itu ditujukan ke wanita yang belum menikah," tutur Meity.
Meski begitu pada kondisi tertentu, pertanyaan soal kehamilan memang bisa dinilai sebagai tindakan ofensif. Menyerang seseorang karena bentuk tubuhnya.
"Bagi beberapa wanita, penampilan dan hal-hal yang berkaitan dengan fisik akan mempengaruhi mood dan citra diri mereka. Namun kebanyakan demikian, wanita kadang mengukur dirinya, melihat dirinya dan mengagumi dirinya berdasarkan hal-hal yang terlihat (fisik), dibutuhkan kebesaran hati untuk menerima diri kita apa adanya dan biasanya wanita butuh penilaian orang lain untuk membuat ia bangga, menghargai atau menyukai dirinya," jelas dosen pengajar psikologi di Universitas Gunadarma ini.
Oleh karena itu Meity mengimbau agar netizen bisa menahan diri untuk tidak membahas atau mempertanyakan hal-hal yang sekiranya dapat membuat perasaan seseorang terluka.
"Karena kita tidak pernah tahu reaksi setiap orang. Alangkah bijaknya jika netizen memberikan pernyataan positif dibanding bertanya walau sebenarnya tidak ada yang salah juga dari pertanyaan tersebut. Namun seperti yang saya sampaikan kita nggak pernah tahu reaksi orang yang kita tanya atau apa yang sedang ia alami sehingga menjadi reaktif dan kesal," pungkasnya.
(gaf/hst)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Park Min Young & Sungjae BTOB Siap Jadi Visual Couple Drakor Adaptasi Dracin
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Drama China Shine On Me Ditarik dari Netflix Vietnam karena Peta Kontroversial
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual











































