Wanita Dihujat, Tantang Polisi untuk Menangkapnya Karena Berjemur di Pantai

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 30 Apr 2020 17:01 WIB
Linn Clark Foto: dok. Instagram
Gold Coast -

Turis Swedia ini dihujat netizen setelah mengeluh di TikTok karena tidak bisa berjemur di pantai di Gold Coast, Australia. Wanita bernama Linn Clark itu ingin berjemur di pantai, dan menantang polisi apakah bisa menangkapnya.

"Di sinilah kita berada sekarang di Australia, Aku harus melihat-lihat ke sekitar ketika berjemur jadi tidak ada polisi yang akan menangkapku di Gold Coast. Menangkapku untuk berjemur? Yang benar saja," ucapnya di video.


Di video tersebut, Linn pun menulis 'berikan aku 1200 dolar Australia.' Di tengah pandemi virus Corona, pemerintah Australia telah melarang warganya untuk berada di pantai, jika melanggar maka akan dikenakan denda.

Tak lama dari itu, media sosial Linn dibanjiri dengan komentar cacian dari netizen. "Jika kamu tidak bisa menghargai negara kami, orang-orang kami atau aturan kami, maka kamu tidak diterima di sini," komentar netizen di Instagramnya.

"Sesederhana itu. Dengan mengabaikan batasan COVID-19 kami, kamu memberikan pesan yang jelas bahwa tidak peduli dengan kami. Silahkan ambil penerbangan selanjutnya untuk pulang," nyinyir netizen lainnya.

Sejumlah netizen bahkan sengaja mention orang-orang yang mereka tahu bekerja di kepolisian untuk menangkap turis Swedia ini. Linn Clark kemudian mengklarifikasi tentang videonya itu.


Dia mengaku tidak ingin ditangkap dan didenda polisi. "Bukan seperti itu maksudku," ucapnya kepada News Au.

"Aku ingin ke pantai karena aku ingin kehidupanku seperti biasanya saat aku berada di Gold Coast. Jadi saat aku ke Surfers tutup, aku pergi ke Burleigh, dan ketika buka lagi aku ingin kembali," jelasnya.



Simak Video "Ilmuwan Ungkap Cara Paling Aman Bercinta di Tengah Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)