Aktris Hollywood Dikritik, Jual Hand Sanitizer Rp 450 Ribuan Sebotol

Hestianingsih - wolipop Kamis, 16 Apr 2020 11:06 WIB
Heather Dubrow di premier film Requiem For A Dream, Hollywood. Heather Dubrow. Foto: Getty Images
Hollywood -

Aktris dan bintang reality TV Heather Dubrow dikritik dan dituding tidak sensitif dengan bencana pandemi virus Corona. Ia dihujani kritik karena menjual hand sanitizer dengan harga mahal.

Seperti dilansir Page Six, Heather bersama suaminya, Terry, menjual hand sanitizer di bawah nama brand mereka sendiri. Hand sanitizer dijual USD 28.95 atau sekitar Rp 450 ribuan untuk satu botol ukuran 177 ml.

Produk tersebut dijual lewat home shopping dan cukup laris terjual. Usaha mereka jualan hand sanitizer di tengah pandemi virus Corona mendapat kritikan keras. Terlebih lagi karena keduanya termasuk miliarder ternama Hollywood.


"Kamu dan suamimu telah melakukan peningkatan harga. Kamu jual 177 ml hand sanitizer dengan harga Rp 450 ribuan. Kamu dan suamimu tinggal di rumah miliaran rupiah, sementara kamu mengambil keuntungan dari ketakutan orang-orang. Memalukan," cuit salah satu netizen di Twitter.

Mendapat banyak kritik, Heather Dubrow melakukan pembelaan. Bintang 'Real Housewives of Orange County' ini mengatakan bahwa dia telah mendonasikan USD 35 ribu atau sekitar Rp 550 juta ke Second Harvest Food Bank, organisasi yang membagikan makanan gratis di Calicornia.

Heather Dubrow dan suami, Terry.Heather Dubrow dan suami, Terry. Foto: Instagram/@heatherdubrow


"Kami sudah menyumbangkan ratusan juta ke orang-orang yang bertugas di garda depan pandemi ini. Dan kami memberikan sebagian hasil penjualan dari hand sanitizer ke bank makanan," ujar Heather.


Sementara itu suami Heather, Terry, yang berprofesi sebagai dokter bedah plastik, menjelaskan kenapa produk hand sanitizer yang dijualnya cukup mahal. Sebab hand sanitizer diproduksi sesuai standar ruang operasi.

"Teknologinya sama seperti yang kami gunakan di ruang operasi di mana kami melakukan prosedur pada pasien. Produk ini jadi mahal karena bahan-bahannya hampir mustahil didapatkan dan harganya tiga kali lipat dari harga normal," tuturnya.

Hand sanitizer seharga Rp 450 ribuan ini dibuat di Amerika Serikat, di bawah perusahaan Celmark International. Proses pembuatan dilakukan sesteril mungkin dan setiap pekerja harus jaga jarak minimal 2 meter.



Simak Video "Bikin Haru! Sepasang Dokter Rela Tunda Nikah Demi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)