Tangis Pilu Perawat Pilih Resign karena Bobroknya RS AS Tangani Corona

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 04 Apr 2020 16:02 WIB
Stressed And Overworked Female Doctor Wearing Scrubs Sitting On Floor In Hospital Corridor Ilustrasi perawat Foto: Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages
Chicago -

Amerika Serikat (AS) jadi negara yang paling terpukul di dunia karena pandemi virus corona. Per Jumat (3/4/2020), menurut laporan John Hopkins University terdapat 276.995 kasus positif Covid-19 dengan total kematian 7.406.

Jumlah pasien corona diperkirakan akan meningkat, sehingga persediaan alat perlindungan diri untuk staf medis yang berada di garda terdepan kurang. Bahkan mereka harus bekerja tanpa peralatan pelindung pribadi dan berisiko tinggi tertular Covid-19.


Seorang perawat dari Chicago, Illinois terpaksa harus berhenti dari pekerjaannya. Bukan karena ia tak ingin bekerja, tapi manajemen yang buruk dimana manajer RS tak membolehkannya mengenakan masker sebagai pelindung petugas kesehatan.Ia juga mengklaim rumah sakit tempat dia bekerja tidak memiliki cukup masker wajah dan peralatan pelindung pribadi lainnya (APD).

Perawat bernama Imaris Vera bekerja di unit ICU yang penuh dengan pasien COVID-19. Ia mengatakan membeli masker N95 miliknya untuk dipakai di tempat kerja. Tapi, manajernya mengatakan kepadanya bahwa ia tidak diizinkan memakainya, bahkan ketika merawat pasien COVID-19 di unit ICU.

Imaris yang telah memiliki pengalaman bekerja lebih dari tiga tahun merasa bahwa dia tidak punya pilihan selain berhenti dari pekerjaannya. Dia menjelaskan dalam video Instagram yang emosional.

"Aku memiliki masker N95 sendiri. Aku memberi tahu manajerku bahwa aku mengerti kami kekurangan persediaan. Tapi biarkan aku melindungi diriku sendiri. Biarkan aku merasa aman. Aku punya keluarga tempat aku harus pulang. Dan cara segala sesuatunya terlihat, ini tidak akan menjadi lebih baik. Amerika tidak siap. Dan perawat tidak dilindungi," kata Imaris sambil menangis.


[Gambas:Instagram]


Imaris juga mengklaim bahwa perawat yang merawat pasien COVID-19 tidak memakai masker. Petugas kesehatan bahkan diminta untuk menggunakan kembali masker yang telah dipakai setelah merawat pasien tersebut.

Setelah memutuskan untuk resaign dari rumah sakit yang tak disebutkan namanya ini, Imaris menjelaskan ia ingin bekerja di fasilitas kesehatan dimana ia merasa aman.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/kik)