Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Baik Hati, Pria Beri 500 Masker Gratis di China Demi Lawan Corona

Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 30 Jan 2020 08:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Semua Pakai Masker: Mendarat di Sydney, Penumpang Dari Wuhan Diperiksa
Warga di Beijing, China, memakai masker untuk mencegah virus corona. (Foto: AP Photo/Dake Kang)
Anhui -

Merebaknya virus corona memang menimbulkan ketakutan, tapi sekaligus kepedulian terhadap sesama. Di China, negara pertama yang terinfeksi virus corona, rasa peduli itu mewujud dalam bentuk berbagi masker gratis.

Aksi tersebut dilakukan oleh seorang pria di Anhui, salah satu daerah yang terdampak corona. Di sana, empat orang dilaporkan terinfeksi virus tersebut.

Baik Hati, Pria Beri 500 Masker Gratis di China yang Waspada Virus CoronaWarga memakai masker di Beijing, China, menyusul merebaknya virus corona. (Foto: NICOLAS ASFOURI / AFP)


Sebuah video kamera pengawas yang sempat viral di media sosial memperlihatkan pria tersebut mengantar tumpukan paket ke sebuah kantor polisi.

Pria yang bermasker itu menaruh paket tersebut di atas meja resepsionis. Dikabarkan South China Morning Post, ia sempat berterima kasih kepada polisi yang berjaga atas pengabdian mereka sebelum akhirnya bergegas pergi.

Belum sempat polisi mengucapkan terima kasih, pria tersebut sudah keluar ruangan. Polisi terlihat berusaha mengejarnya sampai pintu keluar tapi gagal. Sebagai bentuk apresiasi, kedua polisi itu melakukan sikap pemberian hormat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Paket yang dibawa itu diketahui berisi masker sebanyak 500 buah, sebuah pemberian yang sangat berarti di saat China sedang darurat corona. Masker sempat menjadi barang langka di Negeri Tirai Bambu itu lantaran meningkatnya permintaan karena merebaknya virus mematikan tersebut.

ADVERTISEMENT
Baik Hati, Pria Beri 500 Masker Gratis di China yang Waspada Virus CoronaMasker laris terjual di toko-toko di China saat darurat virus corona. (Foto: AP Photo/Dake Kang)

Sejauh ini, virus corona telah menyebabkan 132 orang meninggal. Sementara, itu ada 6.056 kasus yang dikonfirmasi di seluruh China. Lalu sebanyak 70 kasus tercatat di luar China, seperti Thailand, Korea, AS, Australia, Jerman dan Singapura.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads