Dipaksa Split saat Latihan Ballet, Gadis Ini Terancam Lumpuh Selamanya

Hestianingsih - wolipop Senin, 28 Okt 2019 11:23 WIB
Ilustrasi gadis cilik menari ballet. Foto: Thinkstock Ilustrasi gadis cilik menari ballet. Foto: Thinkstock
Henan - Menari sudah menjadi hobi Tongtong, gadis cilik asal Henan, China. Tapi hobi itu pula yang membawa malapetaka bocah berusia enam tahun ini.

Mimpi Tongtong menjadi penari profesional terancam kandas karena cedera parah yang dialaminya. Mirisnya lagi, cedera itu terjadi saat Tongtong mengikuti sesi latihan di tempat kursusnya.

Tongtong terancam tak bisa menggunakan kakinya lagi untuk menari --bahkan berjalan-- akibat cedera di bagian tulang belakang. Seperti dikutip dari Asia One, Tongtong mengalami lumpuh kaki setelah ia dipaksa split oleh guru tarinya.


Dalam rekaman CCTV yang beredar, tampak Tongtong sedang berbaring di lantai dengan posisi menyamping. Seorang guru terlihat berada di sampingnya dan mendorong kaki kirinya agar bisa melakukan split. Kakinya ditekan hingga telapak mencapai kepalanya.

Setelah itu Tongtong bangun dan berjalan namun terlihat sedikit pincang. Tak berapa lama ia duduk dan ketika mencoba berdiri, ia kesulitan menggerakkan kakinya.

[Gambas:Youtube]


Dua pelatih mendapati ada sesuatu yang tak beres pada Tongtong dan langsung membantunya berdiri. Namun kaki Tongtong tak juga dapat menopang berat tubuhnya sendiri.

Tongtong pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter menyatakan gadis yang bercita-cita menjadi penari ballet ini mengalami cedera tulang belakang.

Sejak insiden yang terjadi pada awal Oktober 2019 itu, Tongtong belum bisa berjalan sampai sekarang. Ibu Tongtong, Li, mengatakan kalau kemungkinan anaknya bisa berjalan lagi sangat kecil.

"Dokter bilang kemungkinannya dua dari tiga dia akan lumpuh kecuali ada keajaiban," tuturnya kepada media lokal.


Dijelaskan Li, ada kemungkinan Tongtong sudah menderita cedera ringan karena menekukkan punggungnya saat sesi latihan sebelumnya. Cedera itu jadi lebih parah saat dia dipaksa split oleh pelatihnya.

Tongtong sudah menjadi murid di tempat kursus tari itu selama dua tahun. Juru bicara akademi tari yang hanya diketahui bernama Wang pung memberikan tanggapannya soal insiden tersebut.

"Menurut saya anak itu mungkin sudah cedera sebelumnya. Kami sudah membayar semua biaya perawatannya tapi memang sulit jika harus terus melakukan itu ke depannya," kata Wang.

"Dia suka sekali menari. Sebagai orangtua, aku melakukan sebisa mungkin untuk mendukungnya. Tapi sekarang dia mungkin tidak bisa berdiri atau menari lagi," tutur Li.

Simak Video "Gaya BTS hingga Ariana Grande di Red Carpet Grammy Awards 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)