Psikolog Ungkap Bahayanya Artis Baca Komentar Jahat di Medsos Seperti Sulli

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 17 Okt 2019 12:09 WIB
Foto: Instagram Foto: Instagram

Jakarta -

Sulli dilaporkan meninggal karena bunuh diri. Banyak orang menduga jika ia menjadi korban dari berbagai tekanan sosial, termasuk komentar-komentar jahat di media sosial. Kondisi psikologi orang yang sering menerima 'hate comment' pun menjadi perhatian. Psikolog mengungkap bahanyanya membaca komentar jahat netizen bagi para selebriti.

Profesor psikologi Kwon Young Chan memberi opininya mengenai Sulli yang pernah jadi bintang dalam acara 'The Night of Hate Comments'. Dalam program televisi itu, Sulli dan presenter lain kerap mendiskusikan komentar-komentar jahat yang ditujukan untuk selebriti. Acara itu sebenarnya bermaksud membantu para tamu acara menjadi lebih kuat secara psikolog dalam menangani omongan netizen. Tapi hal ini bisa jadi membahayakan Sulli dan artis lain yang punya kepribadian tertentu.

"Tujuan dan intensi acara ini bagus tapi bukan untuk kepribadian dan kecenderungan yang seperti Sulli tampilkan. Dia berkali-kali mengaku pada acara televisi bahwa dia adalah tipe orang yang stres dengan tekanan dari orang lain," ungkap Kwon kepada EDaily.

Menurut profesor Kwon, Sulli bisa jadi merasa kesulitan menghadapi komentar jahat bahkan ketika ia sudah lama menjadi selebriti. Ini tentu juga bisa terjadi pada selebriti lain. "Sulli kemungkinan bisa mengatasi komentar jahat karena dia punya banyak pengalaman sebagai selebriti, tapi aku selalu berpikir itu bisa tetap bahaya karena komentar jahat bisa membuat marah dan menghabiskan emosi," ujarnya.

Pria tersebut pun menganalisa bahwa hal ini bisa diperparah karena Sulli masuk ke dunia hiburan sejak kecil. Menurut Profesor Kwon, hal tersebut membuatnya tidak sempat menyembuhkan pikiran dan jiwanya. Dengan kata lain, Sulli tidak ada waktu untuk menjaga dirinya dari dalam.

"Sekali kamu mengorbankan banyak hal sebagai anak kecil dan ketika kamu ada di level tertentu, kamu mulai ingin melakukan apa yang kamu inginkan. Memungkinkan bahwa opini-opini dan perkataan-perkataan yang Sulli ungkap di media sosial dan siaran adalah apa yang sebenarnya ia inginkan dan ingin lakukan," ungkap Kwon.

Kwon Young Chanmemangmendasarkanopininya berdasarkan pengalamannya sendiri. Sebelumnya ia pernah jadi komedian selama 29 tahunyangditinggalkanKwon untuk mengejar gelar doktor di bidang psikologi. Ia menjadi psikolog pertama yang fokus pada psikologi selebriti dan memang berniat untuk membantu masalah-masalah kejiwaan mereka.


Simak Video "5 Tips Berbusana Menurut Ilmu Psikologi"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)