Bercanda Soal Turban, YouTuber Lilly Singh Disebut Menghina Komunitas India

Hestianingsih - wolipop Kamis, 03 Okt 2019 15:02 WIB
Lilly Singh. Foto: Getty Images
Jakarta - YouTuber dan komedian Lilly Singh jadi host acara wanita pertama Late Night Show di Amerika Serikat. Baru dua minggu setelah penampilan perdananya di segmen 'A Little Late with Lilly Singh', wanita asal Kanada ini sudah menuai kontroversi.

Lilly Singh dikritik netizen karena melempar lelucon tentang turban. Kala itu salah satu YouTuber wanita terkaya ini pernah berkunjung ke rumah Jessica Alba dan melihat anak-anaknya memakai handuk yang digulung di kepala mereka.

Setelahnya, saat Jessica diundang menjadi bintang tamu, ia menjelaskan kalau menggulung handuk di kepala sudah menjadi kebiasaan anak-anaknya setelah keramas untuk mengeringkan rambut. Tanggapan Lilly tentang itu lah yang kemudian menjadi kontroversi.
"Mereka (anak Jessica Alba) terlihat seperti teman-teman Punjabi aku. Ya, tidak apa-apa," ucapnya, yang langsung mengundang gelak tawa penonton juga Jessica.
Bikin Lelucon Soal Turban, YouTuber Lilly Singh Dikritik Komunitas IndiaLilly Singh. Foto: Christopher Polk/Getty Images

Dua minggu setelahnya Lilly pun mendapat kritikan pedas. Ia dianggap rasis dan tidak menghormati budaya negara lain. Terlebih lagi, Lilly sendiri merupakan keturunan India.

Tak berapa lama setelah itu, wanita 31 tahun ini menulis di Twitter yang diyakini sebagai respons atas hujan kritik yang datang kepadanya.

"Jangan anggap terlalu serius hari ini. Bersenang-senanglah. Kamu pantas mendapatkannya," tulis Lilly.

Namun di hari yang sama, yakni Jumat (29/9/2019) lalu, ia menyampaikan permintaan maaf atas komentarnya tentang turban.

"Dalam episode yang aku pandu baru-baru ini, dengan bodohnya aku membanding-bandingkan soal turban maka dari itu aku ingin minta maaf. Saat itu bintang tamuku (Jessica Alba) menjelaskan kalau anak-anaknya malu ketika aku datang ke rumahnya dan mereka masih pakai handuk dan aku berkata, 'tidak apa-apa, itu seperti teman Punjabiku'. Kala itu maksud aku ke mereka adalah, 'tidak usah malu!' Tapi belakanga aku sadar kalau itu lelucon yang tidak sopan," ujar Lilly.
Bikin Lelucon Soal Turban, YouTuber Lilly Singh Dikritik Komunitas IndiaIlustrasi pria memakai turban. Foto: Getty Images

"Aku sungguh minta maaf," lanjutnya.

Namun permintaan maaf tak juga menghentikan kritikan yang datang kepadanya. Sejumlah pengguna Twitter masih merasa tersinggung dengan komentar Lilly tentang turban.

"Kamu tidak tahu kan rasanya pakai turban di negara Barat dan tiba-tiba ada orang asing berkomentar murahan seperti itu," komentar netizen.
"Dia (Lilly) datang dari keluarga Sikh, dan punya kerabat yang memakai turban. Para Sikh yang pakai turban sudah sering diejek orang-orang rasis, mendengar (ejekan) seseorang dari komunitas kami membandingkan turban dengan handuk benar-benar tidak sopan," cuit netizen lain.

Seperti diketahui, Sikhism merupakan agama dengan populasi terbesar kelima di dunia. Sementara orang-orang yang menganut Sikhism disebut Sikh. Saat ini adalah lebih sari 25 juta Sikh di seluruh dunia, dan sekitar 500 ribu populasinya di Amerika Serikat.

Identitas Sikh terdiri dari lima artikel kepercayaan. Salah satunya yang paling jelas dikenali adalah pemakaian turban. Biasanya dikenakan oleh pria. Turban merupakan simbol pelayanan, kasih sayang dan kejujuran.

Simak Video "Orang Kaya! Tasya Farasya Nggak Tahu Uang Seribu"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)