Miris! Wanita Ingin Suntik Penguat Kandungan Malah Jadi Korban Salah Aborsi

Hestianingsih - wolipop Jumat, 27 Sep 2019 17:04 WIB
Ilustrasi wanita hamil. Foto: iStock Ilustrasi wanita hamil. Foto: iStock

Seoul - Hati wanita mana yang tidak teriris dan pilu ketika tahu calon bayinya meninggal tanpa ia ketahui. Seorang wanita harus kehilangan janinnya karena dugaan malapraktik yang dilakukan dokter di sebuah klinik kesehatan.

Wanita yang tidak diketahui namanya itu berkunjung ke klinik di Distrik Gangseo, Seoul, untuk mendapatkan suntikan nutrisi untuk menguatkan kandungan. Kala itu, janin yang dikandungnya berusia enam minggu.

Alih-alih mendapat vitamin penguat kandungan, pasien tersebut malah disuntik anestesi. Tanpa mengonfirmasi dahulu identitas pasien, dokter dibantu suster malah melakukan tindakan aborsi. Dalam kondisi terbius, pasien pun tidak tahu menahu apa yang terjadi pada dirinya.


Saat terbangun, ia janin yang dikandungnya sudah lenyap. Kasus yang terbilang jarang terjadi ini pun langsung diinvestgasi kepolisian Gangseo.

Seperti dikutip dari Next Shark, sokter dan suster yang saat itu berjaga mengaku mengambil data pasien yang salah. Data pasien telah tertukar dan parahnya, pihak klinik itu tidak kroscek identitas, sehingga berakhir fatal.

"Dokter dan suster telah mengakui kesalahan mereka," kata pihak kepolisian, dilaporkan CNN.


Peristiwa yang terjadi pada 7 Agustus 2019 silam ini kini sedang dalam proses investigasi. Jika terbukti, mereka akan dinyatakan bersalah karena karena kelalaian yang membuat seseorang dalam bahaya.

Baru-baru ini Korea Selatan memang melegalkan praktik aborsi yang rencananya akan segera disahkan pada 31 Desember 2020. Hukum sebelumnya, melarang adanya aborsi dan siapapun yang melanggar bisa dikenai hukuman penjara hingga satu tahun.

Namun praktik aborsi diizinkan pada beberapa kasus. Antara lain jika orangtua punya penyakit turunan, kehamilan akibat perkosaan atau inses, atau janin berisiko membahayakan nyawa sang ibu.

Simak Video "Selamat! Dian Pelangi Resmi Menikah dengan Sandy Nasution"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)