Jadi Kontroversi, Pakar Seks Ini Pakai Parfum Beraroma Area Intim

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 26 Agu 2019 13:05 WIB
Foto: dok. Instagram Foto: dok. Instagram

Jakarta - Parfum menjadi 'teman baik' wanita untuk menggaet pria. Namun, pakar seks ini pakai parfum yang beraroma area intimnya. Ia mengaku, aroma tersebut berhasil menarik pria-pria di sekitarnya.

Pakar seks Shan Boodram menceritakan pengalamannya itu lewat buku berjudul The Game of Desire. Shan mengaku telah menggunakan 'parfum' beraroma area intimnya itu selama bertahun-tahun dan triknya itu selalu berhasil membuat pria mendekat dan mengajaknya berkenalan.



Dituliskan di bukunya, aroma tersebut berasal langsung dari area intimnya. Dia menggosokkan aroma itu di sejumlah titik, termasuk area lehernya.

"Aku menginstruksikan untuk mencuci tangan, lalu mengarahkan jari ke area intim. Harapannya untuk mendapatkan cairan vaginal," tulisnya.

Di bukunya ditulis bahwa dia meminta tiga temannya untuk mencoba hal tersebut. Satu orang merasa bahwa ada pria yang mendekat ke arahnya, namun tidak terjadi apa-apa setelah itu. Sementara yang lainnya sudah terlanjur mabuk.



Meski tidak sukses, namun teman-teman Shan mengaku merasa lebih percaya diri dengan aroma alami tersebut. "Merasa lebih bold dan percaya diri. Hal itu yang membuat mereka tampak lebih menarik," tulisnya.

Meski begitu, pakar seks tersebut tetap yakin bahwa aroma alaminya yang digosokan ke tubuhnya bisa memikat pria. "Aku yakin setiap aku menggunakannya, itu membuatku merasa seperti dewi yang mempesona dengan aroma lezat tersebut," ungkap Shan.




Simak Video "Nggak Cuma Diminum, Kopi Juga Bisa Jadi Parfum Lho!"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)