Tak Siap Jadi Artis, Bintang Reality Show Ini Sampai Butuh Terapi Psikolog

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 13 Agu 2019 07:57 WIB
Foto: dok. Instagram (@danidyerxx) Foto: dok. Instagram (@danidyerxx)

Jakarta - Bintang reality show Love Island Dani Dyer mengaku butuh terapi psikolog setelah tampil di acara yang membesarkan namanya itu. Setelah memenagkan reality show tersebut bersama kekasihnya (kini jadi mantan) Jack Fincham, wanita 23 tahun itu mengaku banyak dicari media.

Menjadi artis dadakan ternyata tidak mudah. Dani mengaku bahwa setelah keluar dari villa, tempat berlangsungnya syuting Love Island, dia menjadi buruan paparazzi.

Tak Siap Jadi Artis, Bintang Reality Show Ini Sampai Butuh Terapi PsikologBintang reality show Love Island Dani Dyer Foto: dok. Instagram (@danidyerxx)


"Ini bisa sangat sulit, tapi masing-masing orang memiliki cara yang berbeda dalam menangani sebuah hal," kata Dani kepada Stella Magazine, seperti dikutip The Sun.

Beberapa minggu setelah reality show itu usai, Dani pun butuh terapi psikolog. Ia mengaku kewalahan dengan popularitasnya.

"Ketika aku merasa kewalahan dan mengatakan bahwa aku butuh bicara terhadap seseorang, mereka (pihak Love Island) menyiapkan psikiater," ungkap Dani.

Menurut psikolog Emma Kenny, bintang reality TV lebih rentan dengan stres dan depresi. Menurutnya, orang yang tiba-tiba populer berkat reality show tidak cukup kuat menghadapi popularitas, mulai dari pemberitaan sampai kritikan yang biasa dilontarkan netizen.

Sejumlah bintang Love Island bahkan ditemukan bunuh diri. Di antaranya adalah Mike Thalassitis yang tewas bunuh diri di usia 26. Ada lagi Sophie Gradon yang bunuh diri dengan menenggak alkohol dan kokain. Ia tewas pada Juni 2018 di usia 32 tahun.

Simak Video "Ini yang Harus Dilakukan Jika Orang Terdekat Alami Depresi"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)