Pertama Dalam Sejarah, Perempuan Afrika Dijadikan Barbie

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 08 Agu 2019 09:02 WIB
Lira, perempuan Afrika pertama yang dijadikan Barbie. (Foto: Instagram/@miss_lira) Lira, perempuan Afrika pertama yang dijadikan Barbie. (Foto: Instagram/@miss_lira)

Johannesburg - Barbie meluncurkan deretan boneka yang terinspirasi dari perempuan inspiratif sejak 2015 untuk kampanye 'Sheros'. Salah satunya adalah pebisnis dan penyanyi bernama Lerato Molapo yang berkebangsaan Afrika Selatan.

Lira, begitu nama panggungnya, menjadi perempuan Afrika pertama yang dijadikan Barbie dalam sejarah produk mainan keluaran Mattel tersebut. Boneka tersebut sekaligus dibuat untuk merayakan ulang tahun ke-60 Barbie.


[Gambas:Instagram]


"I am proud to announce that I have been awarded a one-of-a-kind Lira Barbie doll, as part of Barbie's 60th Anniversary Shero campaign celebrating role models who inspire young girls to be all they can be. I am the very first African to be bestowed with this honour and I'm simply thrilled to be honoured in this way," tulis Lira di Instagram.

Lira bersandingan dengan perempuan hebat lainnya. Mereka antara lain model plus-size Ashley Graham, petenis Jepang Naomi Osaka, sutradara Ava DuVernay, pelukis Meksiko Frida Kahlo, ahli matematika NASA Katherine Johnson dan supermodel Adwoa Aboah.

[Gambas:Instagram]


Lira mengaku sempat khawatir bagaimana Mattel menampilkan rambut aslinya yang cepak itu. Namun, ia lega karena hasilnya sesuai dengan ekspektasi. "Dia sangat sempurna," kata penyanyi yang penjualan albumnya sudah mencapai multiplatinum itu.



Simak Video "Barbie Disabilitas hingga Alien Imut, Ini Tren Mainan di Akhir Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)