Alasan Meghan Markle Tak Temui Donald Trump, Tapi Eksis di Acara Ultah Ratu

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 10 Jun 2019 15:15 WIB
Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP

London - Meghan Markle eksis di Parade Trooping the Colour yang digelar untuk merayakan ulang tahun Ratu Elizabeth II, Sabtu (8/6/2019). Penampilan Meghan setelah melahirkan itu cukup mengejutkan dan dipertanyakan.

Mengapa dia bisa hadir di acara Trooping The Colour, namun tidak hadir saat kunjungan Donald Trump ke kerajaan Inggris? Apakah ada hubungannya karena Trump sempat menyebut Meghan 'menjijikan'.



Meghan Markle di Trooping the Colour untuk merayakan ulang tahun Ratu Elizabeth II ke-93Meghan Markle di Trooping the Colour untuk merayakan ulang tahun Ratu Elizabeth II ke-93 Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP


Menurut sumber dari kerajaan, Meghan tak hadir saat kunjungan Trump karena masih dalam masa cuti melahirkan sampai musim panas mendatang. Sementara Meghan eksis di acara ulang tahun Ratu Elizabeth karena pada parade Trooping The Colour merupakan momen yang lebih intim, di luar urusan diplomatik kerajaan.

Trooping the Colour adalah acara keluarga karena memperingati ulang tahun sang ratu ke-93. Di mana para keluarga berkumpul dan menikmati parade dengan barisan 1.400 tentara, 400 musisi dan 300 kuda.

Pada saat itu, si kecil Archie tidak dibawa mungkin karena masih terlalu bayi untuk diajak ke tempat yang terlalu ramai. Meghan tampil bersama sang suami Pangeran Harry. Mereka pun berada di satu kereta kuda bersama Kate Middleton dan Camilla.



Sebelumnya sempat heboh dengan pernyataan Trump kepada media The Sun yang menyebut kata 'nasty' saat membicarakan Meghan. Ucapan Trump tersebut bisa jadi karena Meghan pernah menentang Trump saat mencalonkan diri jadi presiden di tahun 2016 lalu.

Meghan Markle diketahui adalah pendukung Hillary Clinton saat pemilu AS lalu. Ia pun menyebut Trump sebagai orang yang memecah belah dan misoginistik (sikap membenci wanita). Wanita 37 tahun itu juga pernah mengatakan bahwa ia berencana untuk pindah ke Kanada jika Trump menang sebagai presiden. (kik/kik)