Wanita Tuntut Tempat Spa karena Sesi Pijatnya Disiarkan Live Lewat Video

Anggi Mayasari - wolipop Senin, 13 Mei 2019 04:30 WIB
Ilustrasi spa. Foto: Dok. iStock Ilustrasi spa. Foto: Dok. iStock

Jakarta - Sebuah tempat spa di Wuhan, provinsi Hebei, China kini tengah diselidiki setelah salah satu tukang pijat magang mereka melakukan live streaming sesi spa pelanggan kepada seorang pria.

Pelanggan wanita yang hanya diidentifikasi dengan nama keluarganya Li terkejut ketika dia mengetahui bahwa sesi pijatnya di Xiyue Life Spa di Wuhan sedang disiarkan langsung ke seorang pria lain dari panggilan video. Dia menemukan kejadian itu ketika ia mendengar suara datang dari telepon.

Setelah menemukan obrolan video, Li, yang tak mengenakan busana atas karena tengah melakukan massage itu dengan cepat mengambil telepon yang menghadapnya dari meja dan segera memanggil polisi, menurut Chutian Metropolis News melalui South China Morning Post.



"Polisi mengumpulkan bukti dan menemukan obrolan video dimulai ketika saya memiliki spa. Petugas terkejut bahwa obrolan video berlangsung 33,33 menit. Spa saya telah disiarkan langsung," tulis pelanggan di sebuah situs ulasan China.

Sementara ity, eksekutif Xiyue Life Spa, bermarga Chen, mengklaim bahwa pemijat itu adalah seorang magang dan bahwa seluruh insiden itu tidak disengaja. Namun, Li mengklaim bahwa spa menawarkan 20.000 yuan atau Rp 39 juta kepadanya untuk tetap diam.

Tak hanya itu, pihak spa juga mengklaim bahwa pemijat tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas apa yang terjadi karena ia masih berusia 16 tahun. Namun, Li bersikeras bahwa tukang pijat telah melanggar aturan dengan mengobrol di video bersama seorang teman di dalam ruang pijat.

Chen juga menambahkan baik pihak spa dan Li belum mencapai kesepakatan karena Li menuntut kompensasi yang jauh lebih tinggi daripada yang ditawarkan spa.
(agm/eny)