Alasan Model Playboy Terus Pose Tanpa Busana di Tempat Suci Meski Dipenjara

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 22 Jan 2019 19:37 WIB
Model Playboy Marisa Papen. Foto: Instagram Model Playboy Marisa Papen. Foto: Instagram

Jakarta - Model Playboy Marisa Papen nampaknya tak pernah jera untuk melakukan serangkaian pemotretan tanpa busana di tempat suci. Meskipun beberapa kali ditahan polisi, Marisa menolak untuk menyerah dalam kecintaannya pada eksibisionisme.

Pada 2017, blogger kontroversial itu dipenjara setelah dia kedapatan berpose telanjang di kuil kuno Mesir. Dan, Juni 2018, Marisa memicu kemarahan online setelah berpose tanpa busana di tempat-tempat suci di Yerusalem.

Pada Desember 2018, Marisa kembali melakukan pemotretan yang berani di Istanbul, Turki. Ia memamerkan setengah bagian bawah tubuhnya di luar Hagia Sophia, dan kembali jadi kontroversi.



Marisa Papen di Hagia ShopiaMarisa Papen di Hagia Shopia, Turki Foto: Instagram
Model asal Belgia tersebut sepertinya belum kapok berurusan dengan hukum karena aksinya pose tanpa busana. Ia pun dilaporkan kembali ditahan polisi setelah melakukan hal serupa di kota Vatican. Di kota suci tersebut, Marisa melepas pakaiannya dan berfoto sambil membawa salib dekat St Peter's Basilica.

Setelah kontroversinya, model Playboy ini mengungkapkan mengapa ia memutuskan untuk tetap melakukan pemotretan tanpa busana di tempat suci atau tempat ibadah. Dalam sebuah wawancara dengan berita Eropa Tengah, Marisa menjelaskan betapa sulitnya untuk melakukan pemotretan.

"Kami tidak memiliki rencana yang pasti saat ini. Tidak ada persiapan sama sekali, tetapi imajinasi ini tanpa akhir. Setelah menunggu dalam antrian panjang untuk masuk, kami tertangkap basah dengan jumlah kamera keamanan di sana," terang Marisa seperti dikutip dari Daily Star.

Marisa Papen di Tembok Ratapan, YerusalemMarisa Papen di Tembok Ratapan, Yerusalem Foto: marisapapen,com


Meskipun pemotretan berjalan dengan lancar, Marisa dan sang fotografer Jesse mengklaim mereka diinterogasi oleh polisi atas tindakan mereka.
Namun, bukan berarti itu bisa menghentikan mereka untuk mengambil foto serupa di masa mendatang.

Marisa menambahkan bahwa ketakutan akan ketahuan saat melakukan pemotretan tanpa bsana membuat eksibitionismenya terasa begitu menggetarkan. Eksibisionisme sendiri dijelaskan sebagai kelainan seksual bagaimana seseorang suka memperlihatkan organ vitalnya.

"Jesse dan saya menganggap diri kita sebagai Bonnie dan Clyde modern dalam misi James Bond, mencintai setiap menit untuk bahaya yang terus menerus hadir untuk kita," jelas Merisa.

(agm/agm)