Salut, Ada Miliuner Isi Waktu Luang dengan Pungut Sampah di Jalanan

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 18 Agu 2018 15:04 WIB
Foto: ist. Foto: ist.

Hainan - Para pengusaha berpenghasilan miliaran biasanya hidup nyaman dan memanfaatkan waktu luang untuk hal-hal menyenangkan. Tapi ternyata tidak semuanya demikian.

Seorang pengusaha justru memilih untuk menggunakan waktu senggangnya untuk memungut sampah di jalanan. Karena aksinya ini, ia dijuliki 'miliuner pemungut sampah'.

Baca Juga: Terungkap, 7 Kebiasaan Miliuner yang Patut Anda Ikuti

Salut, Ada Miliuner Isi Waktu Luang dengan Pungut Sampah di JalananZhong Congrong bersama kolega dan keluarganya. (Foto: ist.)


Kebiasaan memungut sampah di jalan sudah dilakukan pria bernama Zhong Congrong tiga tahun belakangan. Hobi unik sekaligus mulia itu ternyata terinspirasi seorang wanita yang punya kebiasaan serupa. Ketika berlibur bersama keluarga di daerah Hainan Selatan, ia bertemu dengan profesor yang setiap hari memungut sampah di pantai selama empat tahun terakhir.

Salut dengan dedikasi dan komitmen wanita tersebut, Zhong Congrong pun memutuskan untuk mengadopsi kebiasaan serupa di kehidupannya sepulang liburan. Pria berusia 52 tahun itu pun mulai memungut sampah di jalanan sekitar rumahnya di kawasan Chingqing. Sayangnya, saat awal melakukan hal ini Zhong Congrong malah mendapat respon kurang positif dari orang-orang sekitar dan media setempat.

Baca Juga: 7 Anak Miliuner Tajir dari Asia, Gaya Hidupnya Bikin Iri

Salut, Ada Miliuner Isi Waktu Luang dengan Pungut Sampah di JalananFoto: ist.
Ketika itu, banyak orang tidak mengerti mengapa seorang miliuner yang punya real estate, toko mobil, dan beberapa pabrik mau memungut sampah. Mereka pun menganggap aksi Zhong Congrong hanyalah untuk menarik atensi publik. Bukan hanya orang di luaran, bahkan istrinya sendiri sempat bingung dan malu dengan pemberitaan di media.

Untungnya, ia tidak membiarkan hal tersebut menghentikan kebiasaan baiknya. Seiring berjalannya waktu, sikap orang-orang terhadap aksi tersebut berubah. Orang-orang di sekitar mulai melihat jika lingkungan memang menjadi lebih bersih karena usaha Zhong lalu mulai memuji dan mendukungnya. Istri Zhong kini bahkan ikut mengampanyekan anti buang sampah di jalan dan akan memarahi orang yang menyampah.

"Entah kita membuang atau memungut sampah tidak terkait dengan gelar akademis, latar belakang budaya, usia, atau status sosio-ekonomi," katanya kepada Sixth Tone beberapa waktu lalu.

"China butuh regulasi lebih ketat untuk mengurangi pembuang sampah. Mengandalkan disiplin diri saja tidak cukup. Orang-orang China takut 'kehilangan muka'. Mereka tidak terlalu peduli dengan berapa banyak mereka didenda dan lebih peduli dengan rasa malu yang datang dengan itu," tambah Zhong Corngong.

Hingga sekarang Zhong Congrong masih memungut sampah di sekitar jalan rumahnya. Ia pun berniat untuk menginspirasi orang lain untuk berbuat serupa. Ketika memungut sampah, pria tersebut memakai busana warna oranye dengan slogan anti bunag sampah untuk menyadar orang-orang sekitar. Bahkan Zhong juga akan mendenda pekerjanya yang membuang sampah sembarangan di kantor.

Zhong Congrong pun bukan satu-satunya miliuner pemungut sampah. Seorang pengusaha asal Korea yang tinggal di Bahrain pun dikatakan telah melakukan kebiasaan yang selama 11 tahun.
(dtg/dtg)