Rambut Keriting 'Dipotong', Lupita Nyong'O Kritik Majalah Ternama Inggris

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 11 Nov 2017 15:03 WIB
Foto: Dok. Grazia Foto: Dok. Grazia

Jakarta - Lupita Nyong'o dibuat kesal oleh salah satu majalah gaya hidup di Inggris. Menjadi model sampul majalah Grazia UK, aktris peraih Piala Oscar ini protes karena penampilannya telah direkayasa.

Jumat (10/11/2017), Lupita Nyong'o memposting foto dirinya jadi model sampul majalah Grazia UK di Instagram. Sekilas, tidak ada yang aneh dari penampilan maupun pose aktria 34 tahun ini. Lupita tampak cantik dengan kulit yang eksotis, serta pulasan lipstik plum.

Namun ternyata ada bagian tubuhnya yang dihilangkan. Rambut kuncir kuda keriting Lupita 'dipotong' sehingga ia tampak seperti berkepala plontos. Bukan karena dia jadi tidak cantik atau aneh, namun bintang film '12 Years A Slave' menyayangkan tindakan Grazia UK yang dianggap rasis.

"Aku sudah sering menegaskan dari awal sejak dulu, aku mencintai warisan budayaku dan meskipun saat remaja aku dicekoki pemahaman bahwa kulit putih, rambut lurus dan halus adalah standar kecantikan, sekarang aku tahu bahwa kulit dan rambut keritingku juga cantik," tulisnya pada caption foto.
Rambut Keriting 'Dipotong', Lupita Nyong'O Kritik Majalah Ternama InggrisFoto: Getty Images

Lupita melanjutkan bahwa dirinya merasa bangga saat mendapat kesempatan tampil di sampul majalah gaya hidup perempuan. Dengan begitu, ia bisa menunjukkan pada banyak orang bahwa wanita berkulit gelap dan berambut keriting juga cantik apa adanya. Namun setelah majalah terbit, justru kekecewaan yang dirasakan Lupita.

"Aku kecewa @graziauk telah mengundangku untuk tampil di sampul majalahnya tapi kemudian meng-edit dan melicinkan rambutku agar sesuai dengan standar mereka tentang seperti apa itu rambut indah. Kalau dikonsultasikan padaku lebih dulu, aku bisa menjelaskan kalau aku tidak bisa mendukung penghapusan warisan budaya asalku," tulis Lupita lagi.
Rambut Keriting 'Dipotong', Lupita Nyong'O Kritik Majalah Ternama InggrisFoto: getty Images

Mengubah standar kecantikan wanita memang sudah menjadi visi Lupita Nyong'o sebagai seorang figur publik. Ia tidak setuju dengan standar bahwa cantik itu harus putih, dan wanita berkulit gelap berarti tidak cantik.

"Aku ingat pernah lihat iklan di mana seorang wanita melakukan wawancara kerja tapi gagal. Lalu dia pakai krim wajah untuk mencerahkan kulitnya, dan akhirnya dia dapat kerja! Pesannya jadi begini: kulit gelap tidak dapat diterima," kata Lupita kepada majalah Glamour, 2014 silam, seperti dikutip dari Aol.

Tindakan Grazia UK yang mengedit rambut Lupita, membuatnya sadar bahwa masih cukup banyak tantangan untuk mengubah pemahaman soal standar cantik seorang wanita.
(hst/asf)