Suka Main Tinder? Siap-siap Ketemu Badak Putih Ini yang Sedang Cari 'Jodoh'
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 27 Apr 2017 18:39 WIB
Jakarta
-
Namanya Sudan. Usia 43 tahun dengan tinggi/panjang 182 cm. Sudan sedang mencari pasangan secepatnya untuk segera kawin demi meneruskan keturunan. Untuk mendapatkan pasangan, Sudan pun membuat akun Tinder, salah satu aplikasi perjodohan paling populer.
Profil Sudan di Tinder mungkin tergolong biasa atau standar. Tidak terlihat ada yang istimewa dari keterangan di atas, kecuali dia adalah seekor badak.
Ya, Sudan adalah badak jantan yang sedang berada di ambang kepunahan. Sudan merupakan badak putih jantan utara terakhir di dunia yang masih hidup dan perlu segera kawin agar spesiesnya tidak punah.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bisa membantu melestarikan hewan-hewan langka, para relawan pun membuatkan Sudan akun Tinder. Dalam profilnya tertulis keterangan bahwa Sudan menjadi satu-satunya harapan keberlangsungan spesies badak putih.
"Aku tidak bermaksud terlalu blak-blakan, tapi nasib spesiesku benar-benar bergantung padaku. Performaku bagus saat berada di bawah tekanan. Aku suka makan rumput dan berkubang di lumpur. Tidak masalah. Panjangku 182 cm dan beratku 5.000 pon (sekitar 2.267 kilogram) kalau mau tahu," demikian yang tertulis dalam profil Tindernya.
Ilmuwan dan relawan pencinta alam berharap dengan kemunculan Sudan di aplikasi kencan ini, akan membantu menggalang dana yang akan digunakan untuk perawatan kesuburan Sudan sebagai pejantan. Program ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tak kurang dari USD 9 juta atau sekitar Rp 120 miliar.
Perawatan dibutuhkan setelah berbagai upaya yang dilakukan untuk mengawinkan Sudan dengan badak putih betina secara alami gagal. Lewat program yang mirip bayi tabung ini, para ilmuwan berharap sperma milik Sudan bisa membuahi telur salah satu dari dua betina putih yang masih tersisa Satu yang berusia 17 tahun atau Najin yang kini usianya 27 tahun.
Embrio nantinya akan dimasukkan ke rahim badak betina putih selatan, sebagai induk pengganti. Spesies ini masih lebih umum dan banyak jumlahnya ketimbang badak putih utara.
"Kami mencoba segala cara untuk membantunya kawin secara alami. Saat pertama kali dia mencoba menaiki betinanya, ia dipandu penjaga hutan... tapi ini cukup sulit dengan seorang badak," ujar Elodie Sampere, marketing manager konservasi Ol Pejeta di Kenya, seperti dikutip dari Mirror.
Akun Tinder Sudan bisa diakses di 190 negara dengan 40 bahasa. Ketika profilnya di-swipe kanan (yang berarti like), akan terhubung langsung dengan laman donasi di situs resmi Ol Pejeta. Mau bantu Sudan dapatkan pasangan untuk mendapatkan keturunan? (hst/hst)
Profil Sudan di Tinder mungkin tergolong biasa atau standar. Tidak terlihat ada yang istimewa dari keterangan di atas, kecuali dia adalah seekor badak.
Ya, Sudan adalah badak jantan yang sedang berada di ambang kepunahan. Sudan merupakan badak putih jantan utara terakhir di dunia yang masih hidup dan perlu segera kawin agar spesiesnya tidak punah.
Foto: dok. Mirror |
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bisa membantu melestarikan hewan-hewan langka, para relawan pun membuatkan Sudan akun Tinder. Dalam profilnya tertulis keterangan bahwa Sudan menjadi satu-satunya harapan keberlangsungan spesies badak putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok. Mirror |
Ilmuwan dan relawan pencinta alam berharap dengan kemunculan Sudan di aplikasi kencan ini, akan membantu menggalang dana yang akan digunakan untuk perawatan kesuburan Sudan sebagai pejantan. Program ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tak kurang dari USD 9 juta atau sekitar Rp 120 miliar.
Perawatan dibutuhkan setelah berbagai upaya yang dilakukan untuk mengawinkan Sudan dengan badak putih betina secara alami gagal. Lewat program yang mirip bayi tabung ini, para ilmuwan berharap sperma milik Sudan bisa membuahi telur salah satu dari dua betina putih yang masih tersisa Satu yang berusia 17 tahun atau Najin yang kini usianya 27 tahun.
Foto: dok. Mirror |
Embrio nantinya akan dimasukkan ke rahim badak betina putih selatan, sebagai induk pengganti. Spesies ini masih lebih umum dan banyak jumlahnya ketimbang badak putih utara.
"Kami mencoba segala cara untuk membantunya kawin secara alami. Saat pertama kali dia mencoba menaiki betinanya, ia dipandu penjaga hutan... tapi ini cukup sulit dengan seorang badak," ujar Elodie Sampere, marketing manager konservasi Ol Pejeta di Kenya, seperti dikutip dari Mirror.
Foto: dok. Mirror |
Akun Tinder Sudan bisa diakses di 190 negara dengan 40 bahasa. Ketika profilnya di-swipe kanan (yang berarti like), akan terhubung langsung dengan laman donasi di situs resmi Ol Pejeta. Mau bantu Sudan dapatkan pasangan untuk mendapatkan keturunan? (hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Shin Min Ah Jadi Wajah Baru Louis Vuitton, Susul Gong Yoo & Jun Ji Hyun
Ditangkap Bersama, Kisah Pacaran 20 Tahun Presiden Venezuela & Istri Disorot
Sinopsis Spring Fever, Drakor Romcom Terbaru, Ahn Bo Hyun Jadi Pemuda Desa
Operasi Penangkapan Presiden Venezuela Bikin Seleb Dunia Terjebak di Karibia
Sinopsis Trauma Center di Bioskop Trans TV, Dibintangi Bruce Willis
Most Popular
1
Ditangkap Bersama, Kisah Pacaran 20 Tahun Presiden Venezuela & Istri Disorot
2
Fan Bingbing Ungkap Rahasia Awet Muda di Usia 44 Tahun, Pakai 700 Masker
3
Ramalan Zodiak Taurus 2026: Perlahan Bangkit, Perubahan Besar Menanti
4
Benarkah Beras Porang Bagus untuk Diet? Ini Fakta dan Manfaatnya
5
8 Foto Bridesmaid Proposal Ranty Maria, Cantik Pancarkan Aura Calon Manten
MOST COMMENTED












































Foto: dok. Mirror
Foto: dok. Mirror
Foto: dok. Mirror
Foto: dok. Mirror