Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Jawaban Memukau Finalis Puteri Indonesia 2017 yang Lolos ke 3 Besar

Hestianingsih - wolipop
Jumat, 31 Mar 2017 22:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram/officialputeriindonesia
Jakarta - Pemilihan Puteri Indonesia 2017 sudah hampir mencapai final. Juri pun telah menyeleksi tiga dari enam finalis yang berhasil masuk ke babak berikutnya. Pertanyaan yang diajukan juri pun semakin menguji wawasan dan kepribadian para kontestan.

Bertempat di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, suasana semakin tegang ketika menunggu finalis dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Jambi dan Jawa Barat menjawab pertanyaan juri. Setelah menilai penampilan para finalis, terpilih tiga kontestan terbaik yang tinggal selangkah lagi meraih gelar Puteri Indonesia 2017.

Nama pertama yang disebut sebagai finalis yang berhak maju ke babak tiga besar adalah Kevin Liliana dari Jawa Barat. Kevin memilih pertanyaan dari Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga, yang menanyakan arti dari Nawa Cita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tolong jelaskan tahukah Anda apakah Nawa Cita itu?" ujar Imam.

"Nawa Cita adalah sembilan agenda prioritas yang dicanangkan Bapak Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla untuk menciptakan Indonesia berdaulat di politik, mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian di kebudayaan. Tujuannya adalah membangun desa dan daerah, mengokohkan Bhinneka Tunggal Ika dan terakhir, sepengetahuan saya adalah memperkuat karakter bangsa," jawab Kevin.



Disusul dengan Karina Nadila dari Nusa Tenggara Timur. Karina mendapatkan pertanyaan dari Direktur Bank Negara Indonesia Adi Sulistyowati. Adi menanyakan pendapatnya tentang kalangan generasi muda yang berpendapat bahwa sejarah hanya berguna untuk melengkapi koleksi buku perpustakaan.

"Bagaimana menurut Anda tentang hal itu?" tanya Adi, di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).

Karina pun menjawab, "Sangat disayangkan. Padahal sejarah adalah bentuk kontinuitas yang berawal di masa lalu, berwujud di masa sekarang dan menentukan di masa datang. Kita belajar sejarah agar tak mengulangi kesalahan masa lalu, karena sejarah bisa berulang. Mempelajari sejarah berarti kita berusaha mengenal identitas bangsa kita."

Terakhir, kontestan dari DKI Jakarta 5, Bunga Jelitha Ibrani, yang terpilih sebagai tiga besar finalis Puteri Indonesia 2017. Bunga memberikan jawaban memukau atas pertanyaan dari Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf. Triawan menanyakan sikap Bunga terhadap istilah 'lebih baik tangan di atas daripada tangan di bawah'.

"Artinya adalah lebih baik memberi daripada menerima. Jika dikembalikan kepada diri sendiri saya akan menghilangkan keduanya. Tidak ada tangan di atas dan tangan di bawah. Mari berpegangan tangan untuk membentuk negara yang adil dan makmur," jawab Bunga, yang meskipun sempat terbata namun bisa memberikan jawaban yang berhasil memukau juri.

Bagaimana penampilan mereka di babak 3 besar nanti? Nantikan terus liputannya di Wolipop. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads