Payung yang Dipakai Britney Spears Serang Paparazzi Akan Dilelang, Minat?
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 22 Feb 2017 13:27 WIB
Los Angeles
-
Tepat 10 tahun lalu, Britney Spears sempat membuat heboh karena aksinya menyerang paparazzi dengan sebuah payung. Tidak lama lagi, Anda mungkin dapat memiliki payung tersebut. Pasalnya, paparazzi yang menjadi 'korban' insiden itu berniat melelang payung tersebut.
Adalah Daniel Ramos, paparazzi yang Britney serang dengan payung berwarna hijau itu. Untuk memperingati 10 tahun insiden memalukan itu, Daniel berencana melelang 'senjata' andalan sang Princess of Pop tersebut.
Seperti dikabarkan US Weekly, sebagian dari hasil penjualannya akan Daniel sumbangkan untuk organisasi amal pilihan Britney. Namun belum diketahui kapan pastinya Daniel melelang payung tersebut. Begitu pula harga awal dan tempat lelangnya.
Insiden yang terjadi pada 21 Februari 2007 silam itu merupakan puncak kekesalan Britney terhadap paparazzi yang terus mengikutinya. Ditambah lagi, Britney kala itu sedang melalui masa-masa terpuruk pasceperceraian dan perebutan hak asuh anak dari Kevin Federline.
Guncangan yang terjadi pada mentalnya juga ia luapkan dengan mencukur habis rambut panjangnya.
"Itu adalah momen terburuk di hidupnya. Sayangnya, kejadian tersebut terabadikan," ujar Daniel kepada Broadly. Saat Britney menyerangnya, fotografer asal Texas, AS, itu berlindung di dalam mobil SUV Ford Everest miliknya sehingga luka dapat terhindarkan.
Empat bulan setelah insiden tersebut, Britney merilis pernyataan maaf di situsnya. "Aku meminta maaf kepada paparazzi atas kejadian yang melibatkan sebuah payung empat bulan lalu. Aku sedang menyiapkan sebuah karakter untuk sebuah film di mana sang suami tidak pernah menjalankan perannya," ujar pelantun 'Toxic' tersebut sambil menyindir Kevin.
(dtg/dtg)
Adalah Daniel Ramos, paparazzi yang Britney serang dengan payung berwarna hijau itu. Untuk memperingati 10 tahun insiden memalukan itu, Daniel berencana melelang 'senjata' andalan sang Princess of Pop tersebut.
Foto: US Weekly |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden yang terjadi pada 21 Februari 2007 silam itu merupakan puncak kekesalan Britney terhadap paparazzi yang terus mengikutinya. Ditambah lagi, Britney kala itu sedang melalui masa-masa terpuruk pasceperceraian dan perebutan hak asuh anak dari Kevin Federline.
Guncangan yang terjadi pada mentalnya juga ia luapkan dengan mencukur habis rambut panjangnya.
"Itu adalah momen terburuk di hidupnya. Sayangnya, kejadian tersebut terabadikan," ujar Daniel kepada Broadly. Saat Britney menyerangnya, fotografer asal Texas, AS, itu berlindung di dalam mobil SUV Ford Everest miliknya sehingga luka dapat terhindarkan.
Foto: Jamie McCarthy/Getty Images |
Empat bulan setelah insiden tersebut, Britney merilis pernyataan maaf di situsnya. "Aku meminta maaf kepada paparazzi atas kejadian yang melibatkan sebuah payung empat bulan lalu. Aku sedang menyiapkan sebuah karakter untuk sebuah film di mana sang suami tidak pernah menjalankan perannya," ujar pelantun 'Toxic' tersebut sambil menyindir Kevin.
(dtg/dtg)












































Foto: US Weekly
Foto: Jamie McCarthy/Getty Images