50 Kali Operasi Plastik, Pria Mirip Ken 'Barbie' Ini Kesulitan Bernapas
Rista Adityaputry - wolipop
Kamis, 09 Feb 2017 13:54 WIB
Jakarta
-
Rodrigo Alves pria yang terobsesi menjadi Ken, boneka pasangan Barbie rela merekonstruksi wajahnya hingga menjalani 50 kali operasi plastik. Tapi apa dampaknya, kini ia mengalami kesulitan bernapas karena tindakan yang dilakukannya itu.
Dalam acara bincang-bincang The Morning, Alves buka-bukaan soal komplikasi kesehatan yang dialaminya. Ia bercerita pada Juli tahun lalu ia baru saja melakukan operasi hidung dari sepotong tulang rawan dari tulang rusuknya.
"Ini memang membantu, namun aku masih belum bisa bernafas dengan baik," tambahnya. Alves sendiri telah menjalani operasi hidung sebanyak 8 kali.
Jika ditotal, Alves telah menjalani operasi plastik sebanyak 50 kali. Mulai dari implan untuk membuat perut jadi six pack buatan hingga injeksi stem cell di wajah dan rambutnya.
Ia juga menceritakan bahwa ia kerap melakukan operasi plastik untuk memperbaiki bagian tubuhnya. Untuk rekonstruksi hidung yang sudah dilakukannya 8 kali, ia menyebutkan kalau ini memiliki efek domino. "Aku tidak bisa bernapas jadi aku harus operasi untuk memperbaiki pernapasanku," tambahnya lagi.
Beragam operasi platik yang ia lakukan menghabiskan biaya sekitar US $500.000 atau sekitar Rp 6 miliar lebih. Biaya yang tidak sedikit tersebut diperolehnya dari hasil warisan dari kakek-neneknya berupa properti dan aset berharga yang lain.
Dari banyaknya operasi plastik yang dilakoninya, tak heran jika ia dinilai sebagai orang yang obesesi. Alves pun dijuluki sebagai 'The Human Ken Doll. Tapi pernyataan dari masyarakat itu disanggah olehnya.
"Aku tidak bermaksud untuk menjadi mirip dengan boneka Ken, namun ternyata aku memang terlihat seperti boneka. Tapi menurutku aku sendiri tidak mirip dengan boneka." sanggahnya.
Dari fakta yang terungkap, pada tahun 2015 ia didiagnosis sebagai seseorang dengan kelainan mental BDD atau body dysmorphic disorder, suatu kelainan mental di mana seseorang terobsesi dengan 'kekurangan' yang dirasakan pada dirinya. Alves telah menerima pengobatan untuk kelainan mentalnya ini, namun ia masih belum berhenti melakukan operasi plastik.
Kesulitan bernafas ini muncul setelah belum lama ini Alves dilarikan ke rumah sakit karena komplikasi operasi plastik lainnya. Pada April 2016 salah satu operasi hidungnya menyebabkan Alves terkena nekrosis, yaitu kematian sel pada jaringan tubuh karena kurangnya aliran darah. (kik/kik)
Dalam acara bincang-bincang The Morning, Alves buka-bukaan soal komplikasi kesehatan yang dialaminya. Ia bercerita pada Juli tahun lalu ia baru saja melakukan operasi hidung dari sepotong tulang rawan dari tulang rusuknya.
"Ini memang membantu, namun aku masih belum bisa bernafas dengan baik," tambahnya. Alves sendiri telah menjalani operasi hidung sebanyak 8 kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menceritakan bahwa ia kerap melakukan operasi plastik untuk memperbaiki bagian tubuhnya. Untuk rekonstruksi hidung yang sudah dilakukannya 8 kali, ia menyebutkan kalau ini memiliki efek domino. "Aku tidak bisa bernapas jadi aku harus operasi untuk memperbaiki pernapasanku," tambahnya lagi.
Beragam operasi platik yang ia lakukan menghabiskan biaya sekitar US $500.000 atau sekitar Rp 6 miliar lebih. Biaya yang tidak sedikit tersebut diperolehnya dari hasil warisan dari kakek-neneknya berupa properti dan aset berharga yang lain.
Dari banyaknya operasi plastik yang dilakoninya, tak heran jika ia dinilai sebagai orang yang obesesi. Alves pun dijuluki sebagai 'The Human Ken Doll. Tapi pernyataan dari masyarakat itu disanggah olehnya.
"Aku tidak bermaksud untuk menjadi mirip dengan boneka Ken, namun ternyata aku memang terlihat seperti boneka. Tapi menurutku aku sendiri tidak mirip dengan boneka." sanggahnya.
Dari fakta yang terungkap, pada tahun 2015 ia didiagnosis sebagai seseorang dengan kelainan mental BDD atau body dysmorphic disorder, suatu kelainan mental di mana seseorang terobsesi dengan 'kekurangan' yang dirasakan pada dirinya. Alves telah menerima pengobatan untuk kelainan mentalnya ini, namun ia masih belum berhenti melakukan operasi plastik.
Kesulitan bernafas ini muncul setelah belum lama ini Alves dilarikan ke rumah sakit karena komplikasi operasi plastik lainnya. Pada April 2016 salah satu operasi hidungnya menyebabkan Alves terkena nekrosis, yaitu kematian sel pada jaringan tubuh karena kurangnya aliran darah. (kik/kik)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Park Min Young & Sungjae BTOB Siap Jadi Visual Couple Drakor Adaptasi Dracin
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Drama China Shine On Me Ditarik dari Netflix Vietnam karena Peta Kontroversial
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































