Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cerita Gal Gadot yang Benci dengan Los Angeles, Mengapa?

Arina Yulistara - wolipop
Senin, 22 Agu 2016 08:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Kevin Winter/Getty Images
Jakarta - Nama Gal Gadot tentu tidak asing lagi. Model sekaligus aktris yang dibesarkan di Israel itu sudah sering tampil di layar lebar. Wanita yang mulai dikenal sebagai aktris lewat film 'The Fast and the Furious' itu kini tinggal di Los Angeles.

Ketika ditanya bagaimana kesan pertamanya saat pindah ke LA, Gadot mengatakan benci dengan kota tersebut. Selebriti 31 tahun ini tidak suka dengan LA karena merasa semua orang terlibat dalam dunia entertainment.

"Aku tidak suka sama sekali. Rasanya seperti semua orang di sini bekerja di industri perfilman. Pelayan restoran seorang aktris, dan pria yang sedang berada di tempat pengisian gas adalah produser. It's too much for me," kenang Gadot seperti dilansir dari Female First.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun itu dulu, saat ini Gadot mengaku jatuh cinta dengan LA. Bahkan ia bisa menemukan passion-nya dalam dunia perfilman di LA. Bakatnya di industri film terus berkembang. Meski demikian, Gadot juga bercerita bahwa ia hampir melepas kariernya di entertainment setelah mendapati dirinya hamil anak pertama dari suaminya Yaron Varsano.

Gadot mengatakan bingung ketika ia harus bekerja di film karena pekerjaannya menguras waktu. Bintang film 'Batman v Superman: Dawn of Justice' itu ingin menjadi panutan yang positif untuk si kecil.

"Sebelum aku memiliki dia (Alma, anak pertamanya), aku hanya berpikir bagaimana bisa terjun ke perfilman. Kita benar-benar menjalani kehidupan yang super sibuk. Saat hamil aku ragu akan melanjutkan pekerjaan ini atau tidak sampai suamiku bilang 'Seperti apa panutan yang kamu inginkan? Jika kamu senang bekerja dan menantang diri sendiri' Itu akan menjadi panutan yang baik untuk putriku," papar Gadot kemudian.

Gadot berharap putri kecilnya bisa mengikuti kesuksesannya dalam hidup. Seperti dirinya yang selalu mengidolakan ibunya dalam hal apa pun.

"Ibuku adalah panutanku. Aku katakan padanya begitu, sering. Ibu selalu menyarankanku untuk percaya dengan diri kita sendiri," tambahnya.

(ays/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads