Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Bulan Depan, Kate Middleton Akan Jadi Editor Media Online

Eny Kartikawati - wolipop
Minggu, 17 Jan 2016 09:59 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Getty Images
Jakarta - Kate Middleton mencoba sesuatu yang baru dalam kehidupannya di awal 2016 ini. Kate akan menjadi editor di sebuah media online ternama.

Pihak Istana Kensington mengumumkan, Kate akan mencicipi profesi editor tamu di media online Huffington Post UK, pada Februari 2016. Istri Pangeran William itu hanya akan menjadi editor dalam sehari.

Pekerjaan editor itu dicoba dilakoninya demi sebuah tujuan mulia. Kate ingin meningkatkan kesadaran publik pada masalah kesehatan mental anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kesehatan mental anak-anak sudah menjadi fokus dari pekerjaan Duchess of Cambridge selama beberapa tahun terakhir ini," demikian pernyataan dari Istana Kensington seperti dikutip Us Weekly.

Dalam menjalankan pekerjaannya, Kate akan membaca dan mengedit tulisan dari para pakar, guru dan orangtua yang menulis mengenai kesehatan mental anak. Wanita 34 tahun itu mengaku siap menjadi editor dalam sehari untuk topik yang cukup serius ini.

"Kami tidak sabar menantikan kehadiran tim Huffington Post UK ke Istana Kensington, bulan depan," tambah juru bicara kediaman resmi Pangeran William dan Kate Middleton.

Baca Juga: 30 Lipstik yang Tahan Lama

Kesehatan mental anak memang telah lama menjado fokus kampanye Kate selama menjalani tugasnya sebagai anggota keluarga kerajaan. Pada November 2015 kemarin, ibu dua anak itu untuk pertamakalinya memberikan pidato cukup panjang, kurang lebih 3,5 menit, membicarakan soal kesehatan mental anak.

Dalam pidatonya di acara pertemuan dengan para guru, Kate menyampaikan dia cukup beruntung lahir di keluarga yang penuh cinta. Sehingga saat anak-anak dia merasa dilindungi, dicintai dan didengarkan.

"Tapi tentu saja banyak anak-anak yang tidak beruntung. Sejak awal aku bekerja dalam area seperti kampanye mengenai kecanduan, aku seringkali melihat bahwa akar masalah dari buruknya kesehatan mental orang dewasa adalah karena masalah di masa kanak-kanak yang tak terselesaikan," kata wanita lulusan sarjana ilmu sejarah seni itu.

Oleh karena itulah Kate berharap semua pihak mau lebih peduli pada anak-anak, khususnya kesehatan mentalnya. Menurutnya anak-anak harus mendapatkan cinta, perhatian dan waktu dari orang dewasa, khususnya orangtua mereka.

"Hal-hal mendasar itu sangat lebih bernilai dibandingkan materi yang bagi anak muda sekarang sepertinya terlihat sangat penting," ujarnya. (eny/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads