Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Miss Universe 2015

Kisruh Miss Universe 2015, Donald Trump: Harusnya Ada Dua Pemenang

Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 22 Des 2015 18:09 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Ethan Miller/Getty Images
Jakarta - Kejadian batalnya Miss Colombia menjadi Miss Universe 2015 lantaran sang MC keliru menyebutkan nama pemenang yang seharusnya Miss Philippines menuai kritikan dari berbagai pihak. Tanpa terkecuali Donald Trump. Menyayangkan kejadian tersebut, konglomerat ternama sekaligus mantan pemilik lisensi Miss Universe itu mengusulkan, sebaiknya ada dua pemenang Miss Universe 2015.

"Begini, saya akan menjadikannya dua pemenang," kata Donald di acara bincang-bincang TV The Today Show, seperti dikutip dari CNN, menjawab pertanyaan presenter Matt Lauer tentang solusinya jika ia masih menjadi pemilik Miss Universe.   

Selain itu, ia akan menggelar kembali sebuah acara yang mengesankan untuk mengumumkan penobatan keduanya sebagai pemenang Miss Universe 2015. "(Ini) Baik bagi pihak Miss Universe dan kedua pemenang," sambung pria yang mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden AS 2016 dari Partai Republik itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya melalui Twitter, Donald mengungkapkan keprihatinannya kesalahan yang belum pernah terjadi dalam sejarah Miss Universe tersebut. Menurutnya, kelalaian tersebut tidak akan terjadi jika ia masih memegang lisensi Miss Universe.

"Sangat disayangkan apa yang terjadi tadi malam di Miss Universe. Saya menjualnya enam bulan lalu dalam harga yang memecahkan rekor. This would never have happened," kicau pebisnis kontroversial itu, Senin (21/12/2015).

CNN mengabarkan, Donald sebetulnya menjual lisensi Miss Universe tiga bulan lalu. Sebelumnya, ia berbagi kepemilikan dengan NBCUniversal. Tapi NBC memutuskan kerjasama tersebut setelah Donald mengeluarkan pernyataan rasis tentang imigran Meksiko dalam kampanyenya. Lisensi Miss Universe kini berada di tangan agensi hiburan WME/IMG setelah membelinya dari Donald dalam harga yang dirahasiakan.  

Selain Donald, kritikan juga datang dari dua Miss Philippines yang pernah memenangkan gelar Miss Universe sebelumnya, Margarita Moran-Floriendo dan Gloria Diaz. Margarita yang dinobatkan sebagai Miss Universe 1973 menyalahkan pihak penyelanggara dan MC karena telah merengut momen kemenangan dari Miss Colombia.

Sementara Gloria mengkritik lebih pedas lagi. "(Steve Harvey) harus membayar denda sebesar US$ 100.000 kepada Miss Columbia dan Miss Universe," kata wanita yang menyandang predikat Miss Universe 1969.  



(dng/dng)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads