Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cerita Lea Seydoux, Bond Girl Baru yang Bangkit dari Disleksia

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 06 Nov 2015 14:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images
Jakarta -

Di balik perawakan yang elok, aktris Lea Seydoux menyimpan masa lalu yang kelam. Pemeran salah seorang Bond Girls di 'Spectre', film teranyar James Bond, itu mengaku menderita disleksia semasa kecilnya. Hal tersebut membuat prestasinya di bawah anak-anak sebayanya.

"Sekolah menelepon ibuku. Mereka bilang semua nilaiku sangat buruk," kenang Lea dalam wawancara terbarunya dengan majalah The Edit seperti dikutip Daily Mail.

Disleksia adalah kesulitan membaca pada anak karena gangguan penglihatan dan pendengaran akibat kelainan saraf pada otak. Biasanya mulai terjadi pada anak usia 7-8 tahun dan bisa menetap hingga dewasa. Gangguan ini bukan penyakit sehingga tidak ada obat namun dapat diintervensi dengan mengembangkan talenta dan bakat penderita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disleksia sempat membuat masa kecil wanita berdarah Prancis ini kurang bahagia. Tahu prestasinya tidak sebaik teman seumurnya, Lea merasa tersisihkan. Tapi akhirnya ia tersadar bahwa disleksia bukanlah akhir dari segalanya. Wanita 30 tahun itu lantas mulai termotivasi untuk bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

"Aku berpikir saat itu bagaimana aku bisa bertahan. Sepertinya, aku harus berjuang seperti binatang. Tidak semua orang terlahir kuat. Mereka mencari kekuatannya sendiri sehingga bisa menjadi pribadi yang kokoh. Aku sendiri yang membuat diriku kuat," ungkap Lea.

Dan akhirnya ia berhasil membuktikan hal tersebut melalui profesinya sebagai seorang aktris. Memulai karier aktingnya di sejumlah film indie, Lea secara perlahan mulai menunjukkan kualitasnya sebagai aktris. Beberapa judul film yang sukses di box office sudah pernah dibintangi wanita yang memiliki tinggi 168 cm itu. Film tersebut di antaranya 'Mission: Impossible - Ghost Protocol', 'Inglourious Basterds', dan 'The Grand Budapest Hotel'.

Terakhir, wanita bermata sayup ini muncul sebagai Bond Girl di 'Spectre'. Ia memerankan tokoh seorang psikolog bernama Madeleine Swann yang jatuh hati pada karakter James Bond.

"Menurutku, dia (Madeleine) berbeda dari Bond Girl lainnya. Sejatinya dia bukan sekedar karakter Bond Girl, dia sosok yang nyata. Akulah yang membuatnya. Ketika berakting, rasanya selalu personal," kata wanita yang pernah masuk dalam daftar selebriti berbusana terbaik sepanjang 2013 versi Vogue Inggris.

Lea bukanlah satu-satunya nama besar Hollywood yang pernah didiagnosis disleksia semasa kecil. Jennifer Aniston, Steven Spielberg, Orlando Bloom, Kiera Knightley, Tom Cruise, dan Whoopie Goldberg adalah beberapa di antaranya.

(dng/dng)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads