Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Menulis Hingga Melukis Pakai Darah Haid, Ini 4 Kisah Aneh Soal Menstruasi

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 10 Sep 2015 14:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ist.
Jakarta - Setiap bulan wanita mengalami menstruasi. Beberapa di antaranya malu bila darah haid mereka menembus celana atau rok sehingga terekspos ke publik. Namun ada wanita yang malah memanfaatkan darah haid mereka untuk dipamerkan menjadi karya atau sesuatu di depan umum. Berikut empat kisah teraneh tentang wanita yang memanfaatkan darah menstruasinya seperti dikutip dari Oddee.

1. Menulis Surat dengan Darah Haid

Salah satu kisah teraneh datang dari penggemar bintang K-Pop Taecyeon dari 2PM. Pada 2009 lalu, seorang penggemar wanita mengirimkan surat yang tidak ditulis dengan tinta normal melainkan menggunakan darah menstruasinya. Bahkan surat tersebut juga ditaburi rambut kemaluan penggemarnya.

"Aku mendedikasikan surat darah haid untuk Taecyeon agar Anda tidak bisa hidup tanpaku. Ini juga ditaburi dengan beberapa helai rambut kemaluanku," tulis sang penggemar.

Surat dari darah haid tersebut sontak menuai reaksi publik terutama di dunia maya. Banyak wanita yang kecewa dan marah karena itu sama saja menurunkan derajat seorang wanita.

2. Pamer Darah Haid Saat Lomba Marathon

Jika beberapa wanita malu jika darah haid mereka menembus rok atau celana, tidak dengan wanita asal Inggris, Kiran Gandhi. Bahkan ia malah memamerkan menstruasinya dengan sengaja tidak memakai pembalut ketika mengikuti kejuaraan lomba lari marathon.

Hal ini dilakukan Kiran dengan alasan kenyamanan selama berlomba. Ia tidak memakai pembalut selama London Marathon yang berlangsung pada April lalu. Ini juga menjadi upaya untuk menunjukkan kepada wanita lain agar tidak perlu malu dengan menstruasi mereka. Meski berlari dengan darah haid yang menembus celana olahraganya, Kiran tampak cuek saja dan terus berusaha memberikan hasil terbaik.

3. Dijadikan Pameran Seni

Berbeda dengan kisah teraneh yang dilakukan wanita terkait darah menstruasinya. Kali ini datang dari seorang seniman Chili, Carina Ubeda, yang menyimpan kain bekas menstruasi setiap bulan selama lima tahun lalu dipamerkan dalam Center of Culture and Health di Quillota, Chili, pada 2013 lalu. Carina menempatkan 90 kain putih yang di atasnya terdapat bercak menstruasi. Carina mengaku selalu memakai kain dan tidak pernah menggunakan pembalut karena selalu memicu alergi.

4. Melukis dengan Darah Haid

Lani Beloso menjadi salah satu seniman lukis yang pernah menggunakan darah haid sebagai catnya. Pelukis yang berbasis di Hawaii itu menamakan lukisannya 'The Period Piece'. Beloso mengatakan ia sengaja melukis dengan darah menstruasi karena penasaran akan jumlah darah yang dikeluarkan setiap bulan. Meskipun setiap bulan darah yang dikeluarkan cukup banyak namun tidak membuat wanita lemah dan meninggal. Penasaran dengan hal tersebut, ia pun melukisnya dengan cara duduk di atas kanvas selama siklus menstruasi. Terdapat 13 lukisan dalam satu seri tersebut yang merupakan hasil menstruasinya dalam setahun.
(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads