Foto: Menteri Pariwisata 'Diserbu' 38 Wanita Cantik Finalis Puteri Indonesia
wolipop
Rabu, 18 Feb 2015 10:30 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Foto: M. Abduh/Wolipop
Jakarta -
Puteri Indonesia 2015 akan segera memasuki babak final. Malam penganugerahaan rencananya digelar pada Jumat (20/2/2015) malam. Menjelang final, 38 finalis pun mendapatkan sejumlah pembekalan. Salah satunya mengenai kondisi pariwisata Indonesia. Dan orang yang memberikan pembekalan itu adalah Menteri Pariwisata Arief Yahya. Usai memberikan pemaparannya, Arief pun diserbu banyak pertanyaan dari para finalis Puteri Indonesia. Tak sedikit dari para finalis yang memberikan pertanyaan kritis. Seperti apa?
Berpose Bersama
Arief 'diserbu' 38 finalis Puteri Indonesia untuk berfoto bersama usia memberikan pembekalan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat. Saat memberikan pembekalan, menteri asal Banyuwangi, Jawa Tengah itu mengungkapkan bahwa sektor pariwisata menyumbangkan sekitar 10 persen untuk pendapatan nasional.
Pariwisata Indonesia
Berdasarkan survei yang telah dilakukan pihak kementerian pariwisata, Arief menjelaskan pada para 38 wanita dari berbagai propinsi ini, bahwa pariwisata di Indonesia memiliki tiga kekurangan. Pertama dan yang paling krusial adalah dari segi infrastruktur. Minimnya akses transportasi baik bandara ataupun jalan raya menuju tempat wisata, membuat wisatawan enggan datang. Dan dua kekurangan lainnya adalah dari segi kebersihan serta kesehatan.
Serius
Para finalis Puteri Indonesia 2015 tampak serius mendengarkan penjelasan Arief mengenai kondisi pariwisata Indonesia. Nantinya salah satu dari finalis ini akan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Pariwisata. Biasanya runner-up ke-2 Puteri Indonesialah yang mengemban tugas mempromosikan wisata.
Bertanya
Setelah Arief memberikan pembekalan, giliran para finalis Puteri Indonesia mengajukan pertanyaan. Mereka menanyakan berbagai hal seperti bagaimana caranya memajukan wisata di daerah mereka. Finalis asal Sulawesi Tenggara ini misalnya, dia ingin mengembangkan potensi wisata salah satu pulau di daerah asalnya.
Maluku
Finalis asal Maluku, Shella Esti Leatemia, bertanya pada Arief Yahya mengenai harga tiket pesawat ke kota-kota di Indonesia yang lebih mahal dibandingkan ke negara tetangga. Shella bertanya bagaimana pihak Kementerian Pariwisata menyikapi keengganan orang Indonesia mengunjungi negaranya sendiri akibat harga tiket yang mahal.
Harapan
Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap, para finalis Puteri Indonesia yang memiliki 3B yaitu Brain, Beauty dan Behaviour, bisa menggunakan 3B tersebut untuk membantu mempromosikan pariwisata Indonesia. "Mereka harus menjadi duta wisata di negeri sendiri dan mancanegara," katanya.
Dewi Motik
Selain Arief Yahya, pada Selasa (17/2/2015), 38 finalis Puteri Indonesia juga mendapat pembekalan dari Dewi Motik. Dewi yang pernah menjadi Ketua Umum IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) itu memberikan wejangan pada para finalis tentang cara memulai sebuah bisnis.
Antusias
Pembekalan dari Dewi Motik ini juga disambut antusias para finalis. Mereka tertarik untuk berbisnis, namun masih bingung bagaimana harus memulainya.
Saran
Kepada para finalis Puteri Indonesia 2015, Dewi memberikan saran mudah untuk memulai sebuah bisnis. Pertama menurutnya dengan dimulai dari sendiri terlebih dahulu. Tips selengkapnya bisa dibaca di sini.