Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

'Ganti' Kulit Kerry Washington Jadi Lebih Putih, Majalah Ini Kena Kritik

wolipop
Sabtu, 07 Feb 2015 12:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. InStyle, Getty Images
Jakarta - Kerry Washington menghiasi sampul terbaru malah InStyle USA, untuk edisi Maret 2015. Penampilan bintang serial Scandal ini ternyata diiringi dengan respon yang kurang baik dari para penggemarnya.

Kerry terlihat lebih putih dan cerah dari warna kulitnya yang sebenarnya, sehingga banyak yang berpendapat kalau InStyle telah memanipulasi wajahnya secara digital. Tak ayal, kritikan pun banyak datang kepada majalah gaya hidup perempuan itu.

"Ini jelas sudah di-edit saya setuju kalau dia (Kerry) jauh lebih cantik terutama saat dia tampil natural," ujar salah seorang pembaca, seperti dikutip dari MSNBC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komentar lainnya menulis, "Wanita keturunan Afrika-Amerika di serial TV ini terlihat jelas kulitnya telah diputihkan. Sepertinya tidak terlihat seperti teori konspirasi di sini. Saya setuju bahwa Kerry Washington jauh lebih cantik daripada penampilannya di sampul majalah."

Setelah ramai diperbincangkan dan menimbulkan konroversi baik di sosial media maupun internet, InStyle pun angkat bicara. Dilansir HLN TV, InStyle merilis pernyataan tertulis lewat situs resminya.

Pernyataan itu mengatakan bahwa redaksi InStyle merupakan penggemar berat Kerry dan bisa menjadikannya sebagai model sampul majalah edisi terbaru merupakan sebuah kehormatan dan kesenangan. Majalah tersebut menyatakan, telah mendengar tentang kritikan yang datang akibat penampilan Kerry yang dinilai jauh lebih putih dari kulit aslinya. Namun pihak InStyle mengonfirmasi bahwa itu bukanlah hasil editan komputer.

"Kami tidak mencerahkan warna kulit Kerry secara digital, tapi karena efek pencahayaan saat pemotretan," tulis InStyle.

Meski begitu, mereka sadar bahwa sampul majalah terbarunya telah menimbulkan kekecewaan dan membuat sebagian orang sakit hati. Untuk itu InStyle menyatakan siap menerima masukan maupun kritik yang dianggap membangun.

"Kam berkomitmen untuk memastikan bahwa pengalaman ini akan menjadi pengaruh yang positif dalam cara kami menampilkan sosok wanita dari semua kalangan," lanjutnya.

Tak lama setelah pernyataan dirilis, Kerry langsung respon lewat akun Twitter-nya. Wanita berusia 38 tahun ini mengapresiasi reaksi InStyle yang cukup cepat dan menanggapinya dengan bijak.

"'@InStyle: On KWs Cover: http://trib.al/iGx1k6C' Beautiful statement. Thank u 4 opening this convo. Its an important 1 that needs to be had," tulis Kerry.

Kasus meng-edit warna kulit jadi lebih putih yang menjadi kontroversi bukan pertamakalinya terjadi. Beberapa majalah pun pernah dikritik karena membuat para selebriti wanita berkulit hitam jadi tidak seperti aslinya.

Salah satunya Gabourey Sidibe, aktris keturunan Senegal yang menjadi nominasi Academy Awards dalam film Precious. Atas prestasinya itu, wanita berusia 31 tahun itu terpilih menjadi model sampul majalah Elle edisi Oktober 2010. Penampilannya dalam cover pun menimbulkan kontroversi karena tampak Sidibe jauh lebih putih dari kulit aslinya. Lupita Nyong'O untuk People, Beyonce untuk Joy dan Rihanna untuk Vogue juga pernah mendapat kritikan karena kasus serupa. 

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads