Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Duh, Wajah Kate Middleton Diedit Jadi Tidak Cantik oleh Majalah Australia

wolipop
Selasa, 27 Jan 2015 07:51 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Dengan wajah seperti Kate Middleton sepertinya tidak perlu lagi sentuhan teknologi digital edit foto. Kalaupun memang perlu program Photoshop, pengeditan tersebut tak usah terlalu signifikan. Namun sebuah majalah Australia melakukan hal berbeda. Mereka mengedit secara drastis wajah istri Pangeran William ini hingga menjadi sangat berbeda.

Media hiburan dunia ramai-ramai memberitakan buruknya edit foto yang dilakukan terhadap Kate Middleton. Us Magazine misalnya menuliskan headline berjudul 'Kate Middleton Is Horribly Photoshopped on Cover of Australian Magazine.' Sedangkan blog Perez Hilton malah lebih sadis menyebut Kate diedit jadi mirip zombie.

Adalah majalah Australia, Woman's Day, yang menampilkan Kate sebagai sampul mereka dengan judul 'Kate's Baby Countdown'. Majalah tersebut menampilkan foto Duchess of Cambridge saat mengunjungi Kensington Leisure Centre, London, pekan lalu. Sayangnya foto tersebut banyak diedit sehingga wajah sang putri tidak menjadi cantik seperti biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam melakukan pengeditan, Woman's Day membuat mata Kate menjadi lebih terang. Bibirnya diwarnai menjadi lebih berwarna ceri. Bahkan mereka juga menambahkan kilau pada anting berlian yang dikenakannya.

Kepada The Telegraph, majalah tersebut menjelaskan aksi edit foto yang mereka lakukan sehingga membuat wajah Kate jadi tidak dikenali. Menurut mereka, foto tersebut sebenarnya sebuah atribut seni untuk ikon fashion baru di kerajaan Inggris.

"Sampul majalah ini sebenarnya ilustrasi artistik dari seorang Kate. Kami sangat terinspirasi dengan pernikahannya yang seperti dongeng dan kehidupannya sebagai putri yang modern, sehingga itulah sebabnya kami memilih Kate Middleton sebagai sampul edisi Agustus," kata editor Aspasia Karras.

Kejadian Photoshop ini bukan pertamakalinya terjadi pada Kate Middleton. Sebelumnya majalah Marie Claire edisi Afrika Selatan juga pernah melakukan hal serupa saat menampilkan ibu Pangeran George itu pada sampul majalah mereka Agustus 2012.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads