Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Isi Pidato Emma Watson Soal Feminisme yang Membuatnya Diserang Hacker

wolipop
Kamis, 25 Sep 2014 12:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Getty Images
Jakarta -

Emma Watson baru saja memberikan pidato yang begitu memukau saat hadir di kantor pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pidato tersebut selain mendapat banyak sambutan positif, ada juga yang bereaksi negatif yaitu ancaman hacker akan menyebarkan foto tanpa busana Emma.

Dalam pidatonya di gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa, Emma bicara dengan bersemangat tentang persepsi yang salah mengenai feminisme. Pidato ini disampaikannya dalam acara peluncuran kampanye HeforShe, yang dibuat agar pria dan remaja laki-laki berani ikut bersuara melawan ketidakadilan yang diterima wanita dan remaja perempuan di seluruh dunia.

Berikut ini isi pidato pemeran Hermione Granger dalam film 'Harry Potter' itu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aku memutuskan aku seorang feminist. Pilihan ini tidak sulit untukku. Tapi riset yang aku lakukan baru-baru ini menunjukkan, feminisme bukanlah kata yang populer. Wanita diminta untuk tidak mengidentifikasikan dirinya sebagai feminist. Sepertinya, aku salah satu wanita yang suaranya dilihat terlalu vokal, agresif, mengasingkan, anti-pria dan bahkan tidak menarik.

Kenapa kata feminist itu menjadi hal yang tabu? Menurutku sudah menjadi hak aku (sebagai seorang wanita-red) dibayar dengan gaji yang sama seperti lawan jenisku, pria. Menurutku, sudah menjadi hak aku bisa membuat keputusan sendiri terhadap tubuhku. Menurutku sudah menjadi hak bahwa wanita bisa terlibat dalam pengambilan kebijakan dan keputusan yang akan mempengaruhi hidup kami. Menurutku sudah menjadi hak secara sosial aku mendapat penghargaan yang sama seperti pria.

Para pria, aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberikan kalian undangan formal bahwa kesetaraan gender juga isu kalian. Aku melihat peran ayahku sebagai seorang orangtua kurang dihargai oleh masyarakat. Aku melihat pria muda menderita sakit mental, tidak bisa meminta pertolongan yang bisa membuat mereka tidak lagi seperti seorang pria. Aku melihat pria rapuh dan insecure soal apa yang sudah didefinisikan sebagai kesuksesan pria. Pria sebenarnya juga tidak memiliki kesetaraan. Kita tidak sering membicarakan tentang pria yang dipenjarakan stereotipe gender, tapi kenyataannya mereka juga mengalami itu.

Kalian mungkin berpikir, siapa sih gadis Harry Potter ini? Apa yang dia lakukan di Perserikatan Bangsa-Bangsa? Aku juga menanyakan hal yang sama pada diriku sendiri. Yang aku tahu, aku peduli pada masalah ini (feminisme dan kesetaraan gender) dan aku ingin membuatnya menjadi lebih baik. Dan melihat apa yang sudah aku lihat, mendapat kesempatan ini, aku merasa sudah menjadi tanggungjawabku untuk mengatakan sesuatu.

Demikian isi pidato Emma yang menuai banyak pujian. Serangan hacker yang mengancam akan menyebarkan foto bugilnya gara-gara pidato ini hingga kini belum terbukti. Nyatanya sampai saat ini justru lebih banyak pujian diterima oleh aktris yang baru saja lulus dari salah satu universitas bergengsi di Amerika Serikat, Universitas Brown itu



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads