Prihatin Keadaan Anak-anak di Madagascar, Katy Perry Berkunjung Bersama UNICEF
Dona Rema - wolipop
Senin, 08 Apr 2013 09:00 WIB
Jakarta
-
Baru-baru ini Katy Perry melakukan kunjungan ke Madagascar bersama UNICEF. Tujuan perjalanan tersebut adalah untuk menunjukkan rasa keprihatinannya pada situasi yang dialami anak-anak di negara itu, yang merupakan salah satu negara termiskin di dunia.
Dalam perjalanannya tersebut, Katy mengunjungi pusat perlindungan anak. Di sana ia bertemu dengan anak-anak yang disalahgunakan dan ditinggalkan oleh ibu mereka. Pelantun 'Part Of Me' itu juga berpartisipasi dalam mencuci tangan untuk memberitahu cara menjaga kebersihan yang layak.
"Dalam waktu kurang dari satu minggu di Madagascar, saya pergi ke daerah kumuh yang padat, lalu ke desa-desa terpencil, dan mata saya terbuka lebar akan kebutuhan mereka untuk hidup sehat, memiliki makanan yang bergizi, sanitasi, dan perlindungan terhadap pelecehan dan pemerkosaan. UNICEF pun sudah melangkah untuk membantunya," ungkap mantan kekasih John Mayer itu, seperti dikutip dari Digitalspy.
Katy pun merasa berterima kasih pada UNICEF. Sebab, ia telah mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kunjungan ke Madagascar tersebut dan melihat secara langsung kondisi yang memprihatinkan di sana.
"Saya berterima kasih kepada UNICEF karena telah memberi saya kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana program mereka membuat perbedaan nyata dalam kehidupan anak-anak. Dukungan untuk UNICEF menyelamatkan anak-anak, saya menjadi saksi untuk itu," tutup wanita kelahiran 25 October 1984 itu.
(rma/rma)
Dalam perjalanannya tersebut, Katy mengunjungi pusat perlindungan anak. Di sana ia bertemu dengan anak-anak yang disalahgunakan dan ditinggalkan oleh ibu mereka. Pelantun 'Part Of Me' itu juga berpartisipasi dalam mencuci tangan untuk memberitahu cara menjaga kebersihan yang layak.
"Dalam waktu kurang dari satu minggu di Madagascar, saya pergi ke daerah kumuh yang padat, lalu ke desa-desa terpencil, dan mata saya terbuka lebar akan kebutuhan mereka untuk hidup sehat, memiliki makanan yang bergizi, sanitasi, dan perlindungan terhadap pelecehan dan pemerkosaan. UNICEF pun sudah melangkah untuk membantunya," ungkap mantan kekasih John Mayer itu, seperti dikutip dari Digitalspy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berterima kasih kepada UNICEF karena telah memberi saya kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana program mereka membuat perbedaan nyata dalam kehidupan anak-anak. Dukungan untuk UNICEF menyelamatkan anak-anak, saya menjadi saksi untuk itu," tutup wanita kelahiran 25 October 1984 itu.
(rma/rma)










































