Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Re-opening Louva Studio, Bisa Perawatan Diri Sekaligus Konseling

Gezita Inova - wolipop
Sabtu, 24 Jan 2026 18:54 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Louva Studio
Foto: dok. Gezita Inova/detikcom
Jakarta -

Louva Studio resmi melakukan re-opening dengan konsep baru. Tak sekadar menghadirkan perawatan kecantikan, salon ini juga mengusung kepedulian terhadap kesehatan mental.

Re-opening ini bertujuan untuk mengubah salon menjadi tempat 'penyembuhan' secara fisik dan mental. Bukan hanya tempat mempercantik diri dari luar, Louva juga ingin para perempuan dapat menjaga kesehatan mentalnya atau 'beauty inside and out'.

"Louva ini pengen lebih different. Kita bukan cuman untuk kecantikan aja, tapi kita juga ada, misalnya metode-metode untuk relaksasi otak untuk mental health lah. Lalu, kita ada sharing, ada konten-konten edukasi melalui podcast kita," ujar Founder Louva Studio, Louva, Kamis (22/01/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui fasilitas healing yang ditawarkan, Louva ingin membangun hubungan jangka panjang melalui kepercayaan dan pengalaman positif kepada customer. Selain itu, Louva juga ingin pelanggan memiliki pengalaman secara holistik.

Louva StudioLouva Studio Foto: dok. Gezita Inova/detikcom

Tak sekadar memberikan perawatan rambut atau kulit, Louva mencoba memberikan layanan ke pelanggan sebagai individu utuh. Dengan begitu perawatan terasa lebih personal dan memuaskan secara keseluruhan baik pikiran, tubuh, dan jiwa.

ADVERTISEMENT

Dengan mendukung berbagai kebutuhan layanan untuk memperindah dan mempercantik penampilan perempuan dari rambut sampai kuku, Louva Studio ingin membagikan semangat positif bahwa kecantikan tidak hanya dari luar saja.

Terdapat faktor internal di dalam diri yang membutuhkan pendekatan self-healing. Louva mencoba membantu menciptakan kenyamanan mental dan emosional pelanggan melalui desain lingkungan (healing environment) berupa komunikasi interpersonal, dan pemahaman motivasi kecantikan.

Tak hanya itu, Louva memanfaatkan prinsip psikologi konsumen, sosial, gestalt untuk menciptakan pengalaman relaksasi, meningkatkan self-esteem, dan membangun loyalitas pelanggan.

"Ketika mereka datang ke sini, mereka bukan cuma keluar dengan cantik, tapi dengan happy, karena bisa sharing. Jadi bisa konseling, sambil kita treatment, kita sambil ngobrol-ngobrol, konseling gitu, ya. Nah, Louva itu bukan sekadar salon, tapi kayak tempat manajemen body, mind, and soul," jelasnya.

Louva StudioLouva Studio Foto: dok. Gezita Inova/detikcom

Louva juga memperkenalkan empat pilar yang dipegang teguh untuk memberikan kepercayaan terhadap customer, yaitu Louva Confession (Educational and Value), The Louva Touch (Brand Imagery and Aesthetics), The Louva Lifestyle (Relatability and Aspirational) dan Louva You (Trial and Retention).

Ke depannya, Louva berencana untuk membangun Apps My Louva sebagai benefit untuk para pelanggan loyal.

Melalui re-opening yang dilakukan, Louva berharap bahwa salon ini bukan sekadar bisnis, tetapi juga menjadi tempat untuk treatment bagi perempuan yang ingin mempercantik diri, baik dari dalam maupun luar.

Louva StudioLouva Studio Foto: dok. Gezita Inova/detikcom

Louva Studio
Alamat: The Broadway Kemang, Jl. Benda Raya No.46F 6, RT.6/RW.4, Cilandak Tim., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 12560.

(prf/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads