Review Cream Blush Makeup by Mario Setelah Sebulan Pakai, Worth It atau Tidak?
Blush dengan hasil natural dan efek sehat memang sedang banyak dicari. Salah satu yang ramai dibicarakan adalah Soft Pop Plumping Blush Veil dari brand Makeup by Mario milik makeup artist langganan Kim Kardashian, Mario Dedivanovic. Klaimnya terdengar menarik yakni memberikan hasil ringan, efek plump, dan hasil dewy yang terlihat seperti 'kulit sehat dari dalam'.
Selama kurang lebih satu bulan terakhir, saya mencoba blush dengan shade Rose Crush, dan berikut pengalaman lengkapnya.
First Impression
Review Soft Pop Plumping Blush Veil 'Makeup by Mario' Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik |
Saat pertama kali swatch di tangan, teksturnya terasa berbeda dari cream blush pada umumnya. Bukan tipe creamy padat atau terlalu basah, tapi lebih seperti gel-cream yang ringan dan mudah diratakan. Brand ini memang menyebutkan adanya kandungan hyaluronic acid, yang memberi sensasi lembap saat diaplikasikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shade Rose Crush sendiri adalah warna rose pink dengan sentuhan hangat. Bukan pink yang terlalu cool, juga bukan coral, posisinya aman di tengah. Di kulit saya dengan undertone warm, warnanya terlihat natural, seperti rona pipi setelah sedikit terpapar matahari.
Aplikasi
Review Soft Pop Plumping Blush Veil 'Makeup by Mario' Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik |
Saya sudah mencoba tiga cara aplikasi, dengan jari, brush stippling, dan sponge. Hasil terbaik menurut saya tetap menggunakan jari. Produk lebih menyatu dengan kulit dan finish-nya terlihat lebih seamless.
Bagi pencinta blush, satu layer rasanya tidak cukup karena hanya memberikan efek semu merona yang tipis. Satu layer memberi efek sheer yang segar. Kalau ingin lebih hidup, bisa di-layer tanpa terlihat patchy, ini salah satu keunggulannya. Pigmentasi memang tidak terlalu intens sehingga cocok untuk daily makeup.
Finish
Hasil akhirnya dewy, tapi bukan dewy yang greasy. Lebih ke efek kulit lembap. Dalam pencahayaan natural, pipi terlihat glowing tipis, bukan shimmer, karena produk ini tidak mengandung glitter. Untuk makeup sehari-hari, terutama tampilan no-makeup makeup hasilnya terlihat cantik.
Ketahanan
Soal ketahanan, cream blush Makeup by Mario menurut saya kurang tahan lama, terutama jika memiliki wajah yang cenderung oily. Sehingga butuh di-set tipis dengan translucent powder. Jadi memang bukan tipe long-lasting, tapi masih wajar karena memang formulanya cream.
Review Soft Pop Plumping Blush Veil 'Makeup by Mario' Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik |
Worth It atau Tidak?
Dengan harga yang masuk kategori high-end, blush ini memang bisa menjadi pilihan menarik, terutama bagi pencinta makeup dengan finish dewy natural. Namun, jujur saja, ini bukan opsi utama karena saat ini sudah banyak cream blush lokal yang mampu memberikan hasil serupa dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
Perlu dicatat juga, produk ini belum resmi hadir di Indonesia. Saya membelinya melalui jastip terpercaya dengan harga sekitar Rp 700 ribu. Padahal, harga aslinya di luar negeri adalah US$ 34 atau setara kurang lebih Rp 574 ribu. Selisih harga tersebut tentu menjadi pertimbangan tersendiri sebelum memutuskan untuk membeli.
(kik/kik)












































