Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Perawatan Exion di Dermalogia, Kulit Kencang dan Glowing Tanpa Jarum

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 20 Jan 2026 17:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Perawatan Exion di Dermalogia
Perawatan Exion di Dermalogia Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mencoba perawatan kecantikan yang sedang viral di media sosial yakni treatment Exion. Sebelum libur Natal dan Tahun Baru, saya mencobanya di klinik Dermalogia yang berlokasi di Senopati, Jakarta Selatan.

Klaim perawatannya cukup menarik, yaitu dapat mengencangkan kulit, memperbaiki tekstur, serta mengurangi garis halus. Sebagai seseorang yang mulai memperhatikan tanda penuaan karena mendekati usia 40, saya pun tertarik untuk mencobanya.

Apa Itu Perawatan Exion?

Berdasarkan penjelasan dari klinik, Exion merupakan teknologi estetika non-invasif generasi terbaru. Alat Exion menggabungkan dua teknologi canggih, yaitu Monopolar Radio Frequency (RF) dan Targeted Ultrasound, yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara kerjanya adalah dengan memancarkan energi panas terkontrol ke lapisan dermis kulit. Panas ini merangsang sel-sel kulit untuk meningkatkan produksi hyaluronic acid (HA) alami hingga 24%, membentuk kolagen baru sekitar 47%, serta meningkatkan elastin sebanyak 50%. Ketiganya adalah komponen kunci untuk menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.

Sederhananya, perawatan ini seperti 'membangunkan' dan 'melatih' kembali fondasi kulit agar lebih kuat, kenyal, dan terisi secara alami.

ADVERTISEMENT
Perawatan Exion di DermalogiaPerawatan Exion di Dermalogia Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik

Pengalaman Treatment

Sesi perawatan diawali dengan konsultasi singkat dan analisis kulit menggunakan teknologi AI. Terapis menjelaskan bahwa kulit saya cenderung kering dan sudah mulai muncul garis halus, meskipun masih sedikit. Area bawah mata yang gelap juga menjadi fokus perhatian.

Terapis menambahkan bahwa Exion cocok untuk mengatasi garis halus di dahi dan sekitar mulut (smile lines), serta dapat meniruskan area double chin.

Sebelum memulai, wajah dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian, dioleskan gel khusus agar alat Exion dengan plat hangat dapat bergerak lebih lancar dan mengurangi sensasi panas.

Sensasinya memang seperti yang dijelaskan di awal, hangat hingga agak panas, tetapi tingkatnya bisa disesuaikan jika dirasa terlalu kuat. Rasanya mirip seperti facial hot stone, tetapi lebih intens.

Tidak ada rasa sakit atau perih yang mengganggu. Terapis juga sangat memperhatikan area bawah mata saya yang gelap dan sedikit kendur, dengan menyesuaikan energi untuk target tersebut.

Setelah sekitar 1,5 jam, perawatan selesai. Kulit terlihat sedikit memerah, tetapi tidak perih. Kemerahan ini hilang dalam waktu kurang dari satu jam, dan saya pun bisa langsung kembali beraktivitas seperti biasa.

Perubahan yang Mulai Terlihat Setelah 2-4 Minggu

Karena saya hanya melakukan satu kali treatment, hasilnya memang belum maksimal. Namun, berdasarkan informasi dari klinik dan pengamatan pribadi, perubahan halus mulai terlihat dalam 2-4 minggu setelah perawatan.

Wajah terasa lebih lembap berkat stimulasi kolagen dan elastin. Peningkatan produksi kolagen juga membuat tekstur kulit terasa lebih halus dan tampak glowing. Perubahan kecil juga terlihat pada smile lines yang terlihat lebih kencang. Meski begitu, saya tidak melihat hasil yang signifikan untuk area bawah mata.

Perlu diingat, hasil perawatan ini tidak permanen dan akan memudar seiring waktu. Oleh karena itu, pengulangan treatment diperlukan. Dokter menyarankan 4 sesi dengan jeda satu minggu untuk hasil optimal yang dapat bertahan hingga berbulan-bulan. Setelah itu, cukup dilakukan perawatan pemeliharaan (maintenance) setiap 6 hingga 12 bulan sekali.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads