Kulit Kering dan Sensitif? Mungkin Ini Penyebabnya
wolipop
Selasa, 11 Nov 2014 00:00 WIB
Jakarta
-
Kondisi kulit kering dan sensitif ternyata saling terkait. Umumnya kulit yang sangat kering menjadi lebih sensitif. Kerap timbul rasa gatal, rona kemerahan bahkan terkelupas. Ini dikarenakan lapisan epidermis kulit kehilangan ‘perlindungan’ yang semestinya diperoleh dari kelembaban.
Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap kondisi kulit kering dan sensitif. Baik faktor internal seperti keturunan, pengaruh hormon, proses penuaan dan gejala penyakit kulit. Maupun faktor eksternal seperti iklim, kondisi lingkungan sekitar, sinar ultraviolet, deterjen atau sabun yang terlalu keras, efek terapi pengobatan dan nutrisi buruk.
Seluruh faktor tersebut memicu kerusakan lipid atau lapisan minyak di kulit. Lipid berfungsi sebagai pelindung edermis, mengikat kadar air supaya kulit tetap lembut, elastis dan kenyal. Maka ketika lipid rusak, kulit menjadi kering dan mudah teritasi. Inilah sebabnya kulit tetap kering meskipun sudah dioleskan pelembab.
Pelembab biasa hanya memberikan kelembaban sementara tanpa memperbaiki lipid yang rusak. Beberapa pelembab yang memiliki wewangian atau pewarna malah dapat memicu kondisi kulit sensitif. Maka tak heran, mayoritas dokter kulit atau dermatolog merekomendasikan Physiogel untuk pemilik kulit kering yang sensitif.
Berpengalaman lebih dari 160 tahun di bidang dermatologi, Physiogel merupakan rangkaian pelembab wajah maupun tubuh yang telah teruji hypoallergenic. Melalui BioMimic™ Technology, Physiogel mampu memperbaiki lapisan lipid yang rusak. Ini dikarenakan kandungan lipid yang ada di dalam Physiogel mirip dengan lipid dalam kulit kita.
Physiogel tersedia dalam kemasan Body Lotion 200ml, Cream 75ml dan Cleanser 150ml.
(adv/adv)
Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap kondisi kulit kering dan sensitif. Baik faktor internal seperti keturunan, pengaruh hormon, proses penuaan dan gejala penyakit kulit. Maupun faktor eksternal seperti iklim, kondisi lingkungan sekitar, sinar ultraviolet, deterjen atau sabun yang terlalu keras, efek terapi pengobatan dan nutrisi buruk.
Seluruh faktor tersebut memicu kerusakan lipid atau lapisan minyak di kulit. Lipid berfungsi sebagai pelindung edermis, mengikat kadar air supaya kulit tetap lembut, elastis dan kenyal. Maka ketika lipid rusak, kulit menjadi kering dan mudah teritasi. Inilah sebabnya kulit tetap kering meskipun sudah dioleskan pelembab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berpengalaman lebih dari 160 tahun di bidang dermatologi, Physiogel merupakan rangkaian pelembab wajah maupun tubuh yang telah teruji hypoallergenic. Melalui BioMimic™ Technology, Physiogel mampu memperbaiki lapisan lipid yang rusak. Ini dikarenakan kandungan lipid yang ada di dalam Physiogel mirip dengan lipid dalam kulit kita.
Physiogel tersedia dalam kemasan Body Lotion 200ml, Cream 75ml dan Cleanser 150ml.
(adv/adv)
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Jernih & Tidak Cepat Keruh? Ini Rekomendasinya
Kesehatan
Si Kecil Malas Sikat Gigi? Coba Cara Ini Biar Lebih Semangat
Home & Living
AC Ini Berteknologi Turbo Cool, Bisa Bikin Ruang Dingin Lebih Cepat!
Olahraga
Tecnifibre TFIGHT 285: Raket Tenis Versatile untuk Main Lebih Agresif
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Most Popular
1
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Capricorn Bersabar, Leo Jangan Banyak Komentar
2
Ramalan Zodiak 5 April: Aries Kurang Agresif, Taurus Jangan Menyerah
3
Viral Tren Makeup Blush Putih yang Bikin Wajah Glowing, Begini Cara Pakainya
4
Gaya Pacar Cristiano Ronaldo Pakai Tas Langka, Koleksinya Senilai Rumah Mewah
5
5 Tips Penting Saat Berat Badan Susah Turun Meski Sudah Diet dan Olahraga
MOST COMMENTED











































